Ketua DPP Sebut Wiranto sebagai Wantimpres Tak Wakili Hanura: Dia Tak Punya Akar yang Kuat di Partai

Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir mengatakan, keberadaan Wiranto sebagai anggota Wantimpres tidak mewakili Partai Hanura.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto usai pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (13/12/2019). Presiden resmi melantik sembilan orang Wantimpres periode 2019-2024. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNPAPUA.COM - Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir mengatakan, keberadaan Wiranto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) tidak mewakili Partai Hanura.

Sebab, Inas menilai bahwa mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan tersebut tidak memiliki ikatan emosional dengan Hanura.

Tunjuk Wiranto Jadi Wantimpres, Jokowi Dianalisis Pengamat: Ada Kecenderungan Sama Sejak Awal

"Wiranto tidak lagi memiliki ikatan emosional dengan Hanura dan tidak lagi memiliki akar yang kuat di partai ini sehingga Wiranto is no longer a part of Hanura because his ambition," kata Inas dalam keterangan tertulis, Senin (16/12/2019).

Inas mengatakan, ambisi Wiranto untuk berkuasa sudah terlihat sejak pemerintahan Jokowi periode 2014-2019.

Menurut dia, Wiranto menukar jabatan menteri yang diemban oleh dua kader Hanura menjadi satu jabatan, yakni Menko Polhukam.

"Dia (Wiranto) mempertontonkan kuatnya syahwat berkuasa tersebut dengan cara menukar jabatan menteri yang diemban oleh dua orang kader Hanura dengan jabatan Menko Polhukam untuk dirinya sendiri," ujar dia.

Jokowi Ungkap Alasan Tunjuk Wiranto Jadi Ketua Wantimpres: Pengalamannya di Pemerintahan

Inas menambahkan, ambisi kekuasaan Wiranto itu semakin terlihat ketika ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Wantimpres.

Ia mempertanyakan tanggung jawab Wiranto terhadap Partai Hanura.

Sebagai seorang negarawan, menurut Inas, seharusnya Wiranto kembali ke Partai Hanura untuk membenahi partai bersama Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang.

"Agar Hanura dapat kembali duduk di Senayan pada tahun 2024 yang akan datang," ucap dia.

Tengok Tugas dan Larangan yang Dilakukan Wantimpres, Lengkap dengan Gaji dan Tunjangannya

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved