Keraton Agung Sejagat Punya 450 Pengikut, Polisi: Mereka Diiming-imingi Jabatan dengan Gaji Dolar

Polisi mengungkapkan, para pengikut Keraton Agung Sejagat dijanjikan jabatan dengan gaji besar dalam bentuk dollar AS.

(KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelda Daniel didampingi Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Sutisna menggelar konferensi pers di Polda Jateng, Rabu (15/01/2020). Polisi menetapkan Toto, raja Keraton Agung Sejagat sebagai tersangka. 

TRIBUNPAPUA.COM - Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Sutisna mengungkapkan, para pengikut Keraton Agung Sejagat di Desa Pogung, Kecamatan Bayan, Purworejo, Jateng, dijanjikan jabatan dengan gaji besar dalam bentuk dolar AS.

"Ada iming-iming jabatan dengan gaji besar dalam bentuk dolar bagi pengikutnya," ujar Iskandar di Mapolda Jateng, Rabu (15/1/2020).

"Jabatannya tergantung berapa besaran iuran mereka, mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 30 juta."

"Seluruhnya mencapai 450 pengikut dengan latar belakang yang berbeda."

 Polisi Sebut Semua Dokumen Identitas Keraton Agung Sejagat Palsu: Dibuat dan Dicetak Sendiri

Namun, para pengikut keraton ini juga diminta membayar iuran mencapai jutaan rupiah.

Dari hasil penelusuran, polisi menemukan semua dokumen identitas yang dibuat di Keraton Agung Sejagat adalah palsu.

Bahkan penetapan raja dan ratu dipilih sendiri.

"Semua dokumen palsu dibuat sendiri dicetak sendiri. Yang menentukan raja dan ratu juga dari mereka sendiri. Atribut seragam dirancang sendiri oleh permaisuri," kata Iskandar.

 Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Bukan Suami Istri, Polisi Ungkap Hubungan Keduanya

Saat ini Totok Santoso dan Fanni Aminadia yang mengaku sebagai raja dan ratu Keraton Agung Sejagat telah ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya dijerat Pasal 14 UU RI No.1 th 1946 tentang menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran dengan hukum maksimal 10 tahun dan pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Saat ini, Polda Jateng telah meningkatkan kasus ke penyidikan terkait pengikut, dana iuran, dan motif lainnya.

"Mereka sudah sejak lama merancang rencana dengan membuat sebuah kerajaan dan telah membuat resah warga sekitar," kata Iskandar.

 Pengukuhan Raja Keraton Agung Sejagat Disebut Diikuti 100 Orang di Dieng: Pas Musim Embun Es

Sebelumnya diberitakan, Keraton Agung Sejagat yang didirikan Toto membuat resah masyarakat. 

Setelah dilakukan penyelidikan, diduga Toto telah melakukan penipuan terhadap warga dengan menyampaikan berita-berita bohong terkait sejarah kerajaan tersebut.

Toto dan Fanni yang merupakan ratu keraton itu ditangkap.

Polisi juga menggeledah rumah kontrakan mereka yang ada di Sleman.

(Kompas.com/Kontributor Semarang, Riska Farasonalia)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pengikut Keraton Agung Sejagat Diiming-imingi Jabatan dengan Gaji Dollar

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved