Minggu, 10 Mei 2026

Viral Info Obat Herbal Ini Bisa Sembuhkan Virus Corona Buat Warga Heboh, Pemerintah Sebar Peringatan

Viral kabar obat herbal cair bisa membantu menangkal virus corona dilaporkan memicu perdebatan di China

Tayang:
(screen shot ) (kompas.com)
Obat herbal china Shuang Huang Lian 

TRIBUNPAPUA.COM - Klaim bahwa sebuah obat herbal cair bisa membantu menangkal virus corona dilaporkan memicu perdebatan di China, dan memaksa otoritas setempat mengeluarkan tanggapan.

Antrean panjang terjadi di apotek setempat, demi menyerbu obat Shuang Huang Lian, yang diramu dari honeysuckle (tanaman merambat berbau harum) dan tumbuhan berbunga.

Penemuan Baru soal Virus Corona, Bisa Menular ke Orang Lain saat Seseorang Tak Tunjukkan Gejala

Obat herbal itu menjadi viral setelah peneliti dari Institut Materia Medica (IMM) dan Institut Virologi Wuhan mengaku sudah memeriksa kandungannya.

Selain itu dikabarkan Xinhua, lembaga top Akademi Sains China menyatakan bahwa Shuang Huang Lian bisa menangkal virus corona.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan antrean orang-orang, meski terdapat imbauan agar tidak ada massa yang berkumpul dalam jumlah besar.

Dengan cepat, ramuan tradisional itu ludes terjual baik di toko maupun secara daring. Namun, khasiatnya memicu perdebatan di Weibo.

Sejumlah netizen menyikapinya dari antusias hingga skeptis, dan membuat media pemerintah, CCTV, merilis pemberitaan bernada hati-hati.

Dilansir AFP Minggu (2/2/2020), mereka mewawancarai Zhang Boli, salah satu ilmuwan yang memimpin upaya menangkal virus, di mana dia memperingatkan efek samping dari obat.

Selain itu The People's Daily juga mengutip keterangan pakar, di mana mereka mengimbau warga tak sembarangan mengonsumsi tanpa panduan profesional.

Klaim mengenai keampuhan obat herbal itu terjadi setelah Beijing bermaksud menggandeng Pengobatan Tradisional China (TCM) ke dalam upaya pencegahan.

Viral Foto Tangan Perawat dengan Banyak Luka karena Layani Pasien Virus Corona, Ini Kisahnya

Sebabnya, virus yang pertama kali dilaporkan di Wuhan tersebut sudah membunuh 304 orang, dengan hampir 14.500 orang terinfeksi di Negeri "Panda".

Para peneliti lembaga kesehatan negara juga mulai meneliti tanaman bernama knotweed Jepang untuk melihat khasiatnya dalam mengobati pasien virus Wuhan.

Selain itu, Komisi Kesehatan Nasional juga mengungkapkan praktisi TCM masuk dalam 6.000 tim medis yang dikerahkan ke Wuhan.

"Tidak ada perbedaan"

Strategi tersebut telah memunculkan diskusi mengenai TCM, yang praktiknya sudah berusia lebih dari 2.400 tahun, dan masih digunakan di era modern ini.

Marc Freard, anggota Dewan Akademisi Pengobatan China di Perancis menuturkan, ramuan tradisional bisa dipakai mengobati pasien dengan gejala demam hingga dahak kental.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved