Polda Papua Perlu Tambahan 13.000 Pasukan untuk Amankan PON 2020

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menyatakan, untuk mengamankan pelaksanaan PON 2020, ia masih memerlukan tambahan personel.

Polda Papua Perlu Tambahan 13.000 Pasukan untuk Amankan PON 2020
Tribunnews.com
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw meminta masyarakat tidak lagi eksodus meninggalkan Wamena, dan bagi yang sudah mengungsi untuk kembali. Karena situasi Wamena serta Jayawijaya secara umum sudah kondusif. 

TRIBUNPAPUA.COM - Menjelang PON XX 2020 di Papua, Markas Besar (Mabes) Polri mulai melakukan pemantauan untuk memperkirakan kekuatan dan strategi keamanan untuk mengamankan momen pesta olahraga empat tahunan tersebut.

Pada Kamis (6/2/2020), beberapa pejabat tinggi Mabes Polri meninjau venue PON yang berada di kota dan Kabupaten Jayapura.

Usai peninjauan, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menyatakan, untuk mengamankan pelaksanaan PON 2020, ia masih memerlukan tambahan personel.

Persiapkan PON 2020, Kemenpora akan Berkantor di Papua Mulai Pekan Depan

"Tetap kami all out untuk kepentingan itu karena banyak masyarakat, atlet, manajer dan tim-tim yang akan hadir, itu memerlukan pengamanan yang ekstra. Perkiraan sekitar 11.000-13.000 pasukan lagi yang kami perlukan," ujar Paulus, di Jayapura, Kamis.

Kedatangan Kabaintelkam Komjen Agung Budi, Kakorlantas Irjen Istiono dan Asop Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak ke Jayapura, terang Paulus, merupakan langkah pertama untuk membuat strategi besar pengamanan PON 2020.

Menurut dia, kedatangan para pejabat tinggi Polri masih akan terjadi hingga pelaksanaan PON di Oktober 2020.

Pesan Khusus Jokowi untuk Penyelenggaraan PON 2020 Papua

"Kehadiran beliau-beliau di sini sebenarnya untuk melihat sisi-sisi bagaimana mengatur pengamanan dan mengantisipasi kerawanan-kerawanan, serta kelancaran lalu lintas di jalan," kata Paulus.

Sementara, Asop Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak menuturkan, kedatangannya bersama dua pejabat tinggi Polri lainnya masih lebih untuk mendata titik-titik penyelenggaraan dan juga di mana tempat penginapan atletnya.

"Kami melihat perkembangan pembangunan venue-venue sambil kami menyiapkan rencana pengamanan dari Polri seperti apa," kata dia.

Progres Terbaru Pembangunan Venue PON 2020 Papua

Nahak menuturkan, Polri belum bisa memastikan jumlah penambahan personel yang akan dikirim ke Papua untuk pengamanan PON 2020.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved