Minggu, 26 April 2026

Warga Tengah Arisan Kampung, Oknum Dukuh Mesum di Rumah Kosong dan Digerebek Ramai-ramai

Seorang oknum dukuh yang juga seorang warga desa di Kabupaten Bantul, berinisial JN digerebek warga.

Tribun-Video.com
Ilustrasi video mesum 

TRIBUNPAPUA.COM - Seorang oknum dukuh yang juga seorang warga desa di Kabupaten Bantul, berinisial JN digerebek warga.

Ia kepergok tengah berduaan dengan seorang wanita berinisial, TR yang sudah bersuami di sebuah rumah kosong di Dusun Soge, Desa Srigading, Sanden.

Dukuh Soge, Sukamto menceritakan, kejadian penggerebekan oknum Dukuh JN dan TR dilakukan warganya pada Senin, 3 Februari 2020, sekira pukul 20.00 WIB.

Soal Penggerebekan PSK yang Libatkan Andre Rosiade, Gerindra: Silakan jika Mau Laporkan ke MKD DPR

Saat itu, dikatakan dia, warga curiga karena JN masuk ke rumah kosong bersama TR ketika warga kampung Soge termasuk suami TR sedang mengadakan arisan kampung.

Beberapa warga yang geram kemudian mengepung dan mengetuk pintu rumah tersebut.

"Yang perempuan pakai Jarik kemulan. Kemudian yang laki laki cuma pakai celana pendek. Sarung dan kaosnya dikalungkan di leher," terang Sukamto, dikonfirmasi tribunjogja.com, Rabu (5/2/2020).

Sukamto mengatakan, rumah yang digerebek oleh warga itu merupakan rumah milik kerabat TR yang dibiarkan kosong karena sang pemilik tinggal di Malang.

TR sendiri sebenarnya yang dimintai tolong oleh kerabatnya itu untuk merawat rumah tersebut namun justru digunakan untuk berselingkuh bersama oknum Dukuh.

Sebelum penggerebekan itu, diceritakan Sukamto, warga sebenarnya sudah menaruh rasa curiga.

Pasalnya, sebelum kejadian, sekira pukul 19.00 WIB, oknum dukuh JN terlihat sedang membeli makanan dan minuman di angkringan yang dijual oleh TR.

Kronologi Guru Honor Diduga Siksa Puluhan Murid, Orang Tua Tak Terima: Minum Air Berbau Kencing

Kebetulan lokasi angkringan tersebut letaknya tidak jauh dari rumah kosong itu.

Ketika warga setempat pergi arisan, JN bersama TR kemudian masuk ke dalam rumah kosong.

Agar tidak ketahuan sepeda motor JN terlebih dahulu disembunyikan di bagian belakang rumah.

Apesnya, warga ternyata mengetahui kalau sepeda motor telah disembunyikan.

Oleh warga, sepeda motor JN kemudian dipindahkan ke depan kemudian rumah digerebek.

Saat digerebek, kata Sukamto, JN sebenarnya ingin lari lewat pintu belakang namun sepeda motornya sudah tidak ada.

"Sebenarnya mau lari lewat belakang, tetapi karena motornya tidak ada. Nggak jadi lari. Wis ketangkap basah. Kemudian dibawa ke rumah saya untuk dimintai keterangan," terangnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved