Breaking News:

Novel Baswedan Ungkap Alasan Tak Menyaksikan Rekonstruksi Kasusnya meski Dirinya Ada di Rumah

Penyidik Senior KPK Novel Baswedan tidak mengikuti rekonstruksi adegan kasus penyiraman air keras terhadap dirinya meski berada di rumah.

Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyampaikan kata sambutan pada acara penyambutan dirinya kembali aktif bekerja, di pelataran gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/7/2018). Kegiatan itu sekaligus diselenggarakan untuk memperingati 16 bulan kasus penyerangan Novel Baswedan yang belum menunjukkan titik terang. 

TRIBUNPAPUA.COM - Penyidik Senior KPK Novel Baswedan tidak mengikuti rekonstruksi adegan kasus penyiraman air keras terhadap dirinya meski berada di rumah.

Novel mengaku ia tidak menyaksikan rekonstruksi karena sempat melihat lampu jalan tidak menyala.

"Saya melihat tadi malam lokasi jalan dimatikan, lampu jalan, sehingga saya meyakini bahwa akan menggunakan lampu penerangan portable (lampu sorot)," kata Novel di depan kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/2/2020).

Dimulai Jam 3 Pagi, Rekonstruksi Kasus Novel Baswedan Berlangsung 3,5 Jam, 10 Adegan Diperankan

Novel mengaku, mata kanannya yang masih bisa melihat sensitif terhadap tembakan cahaya secara langsung.

Jika terkena sorotan cahaya secara langsung, mata kanannya itu akan mengalami iritasi.

"Ketika mata kiri saya sudah permanen tidak bisa lihat lagi, tentu saya harus hati-hati sekali dengan mata kanan saya," tutur Novel.

"Pilihannya itu maka dilakukan dengan kegiatan rekon tadi saya sampaikan ke penyidik bahwa saya tidak bisa mengikuti."

Minta Tak Ada Spekulasi Negatif soal Kasus Novel, Jokowi: Beri Polisi Kesempatan untuk Menuntaskan

Terkait keterangan yang menyebutkan Novel masih di Singapura, ia menyampaikan bahwa memang benar dirinya sempat ke Singapura.

Namun, pada hari Senin (3/2/2020) hingga Rabu (5/2/2020) kemarin.

Ia menyampaikan bahwa ia menjalani perawatan serius terhadap matanya tersebut selagi di Singapura.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved