Senin, 4 Mei 2026

500 Kasus Infeksi Virus Corona di China Terjadi di Penjara, Sipir Dianggap Gagal dan Dicopot

Lebih dari 500 kasus infeksi virus corona dilaporkan juga terdeteksi di penjara seantero China, demikian keterangan pemerintah setempat.

Tayang:
(AFP/STR/CHINA OUT)
Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas medis saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru. 

TRIBUNPAPUA.COMLebih dari 500 kasus infeksi virus corona dilaporkan juga terdeteksi di penjara seantero China, demikian keterangan pemerintah setempat.

Hubei, provinsi asal penyebaran virus, melaporkan adanya 271 kasus penularan pada Kamis (20/2/2020), dengan sebelumnya ada 220 laporan yang sempat tak diketahui.

Virus Corona Lebih Mudah Menyerang Pria daripada Wanita, Mengapa?

Harian lokal Hubei Daily memberitakan, 230 kasus penularan virus corona di penjara datangnya dari satu fasilitas, Penjara Perempuan Wuhan.

Para sipir di lembaga pemasyarakatan itu dilaporkan dicopot karena dianggap gagal mencegah wabah, dengan 41 kasus lainnya berlokasi di Shayang County.

Setidaknya tujuh penjaga dan 200 narapidana juga positif terinfeksi virus dengan nama resmi Covid-19 di Penjara Rencheng, Provinsi Shandong.

Banyaknya kasus penularan membuat Xie Weijun, Kepala Departemen Kehakiman Shandong, bersama dengan tujuh pejabat lembaga pemasyarakatan lainnya dipecat.

"Banyaknya kasus baru menunjukkan langkah pencegahan dan pengendalian yang kami tempuh belum membuahkan hasil," jelas Direktut Administrasi LP Shandong, Wu Lei.

Dilansir AFP Jumat (21/2/2020), terdapat 34 kasus di LP Shilifeng, Provinsi Zhejiang, yang berujung kepada pencopotan direktur dan sejumlah pejabatnya.

Pakar di China Peringkatkan Kemungkinan Jejak Virus Corona Masih Ada di Tubuh Pasien yang Sembuh

Hubei sebelumnya pada Jumat mengumumkan 411 kasus telah terkonfirmasi dalam 24 jam terakhir. Namun angka itu direvisi jadi 631 setelah memasukkan kasus di penjara.

Kabar tersebut muncul setelah China mengklaim penurunan infeksi pada pekan ini, sebagai bukti karantina dan tindakan drastis lainnya berhasil.

Mayoritas Negeri "Panda" masih lumpuh, dengan sekolah ditutup, dan warga pendatang di Beijing harus menjalani karantina selama 14 hari.

(Kompas.com/ Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lebih dari 500 Kasus Infeksi Virus Corona di China Terjadi di Penjara"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved