Kapolda Papua Bantah Tiga Guru SD yang Nyaris Disandera KKB adalah Mata-mata TNI-Polri

Upaya KKB menyandera tiga guru di Kampung Jagamin, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, digagalkan aparat dan masyarakat setempat.

Kapolda Papua Bantah Tiga Guru SD yang Nyaris Disandera KKB adalah Mata-mata TNI-Polri
Tribunnews.com/ Igman Ibrahim
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw di Gedung IASTH, Kampus UI Salemba, Jakarta, Selasa (12/11/2019). 

TRIBUNPAPUA.COM - Upaya Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyandera tiga guru di Kampung Jagamin, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, digagalkan aparat dan masyarakat setempat.

Sebanyak 50 anggota KKB turun ke Kampung Jagamin pada 18 Februari 2020.

Menanggapi hal itu, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menegaskan akan mengejar anggota KKB tersebut.

"Kami akan tindak tegas kelompok itu karena sudah meresahkan masyarakat," kata Paulus di Jayapura, Kamis (27/2/2020).

Hendak Sandera 3 Guru SD di Tembagapura Papua, Usaha KKB Berhasil Digagalkan Masyarakat

Polda Papua tak akan menoleransi upaya penculikan yang dilakukan KKB tersebut. 

Dari informasi yang didapatnya, Paulus menyebut, KKB itu mengira tiga guru itu merupakan mata-mata TNI dan Polri.

"Tidak benar apa yang dilakukan KKB karena masyarakat sudah menyatakan mereka itu adalah guru dan bukan mata-mata," kata Waterpauw.

Diberitakan sebelumnya, puluhan anggota Kelompok Kriminal Besenjata (KKB) hampir menyandera tiga guru yang mengajar di SD Inpres Baluni, Kampung Jagamin, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua.

Kronologi Detik-detik 50 KKB Nyaris Sandera 3 Guru SD, Bermula Masuk Kampung Incar Warga Non-Papua

Dandim 1710/ Mimika Letkol Pio L Nainggolan membenarkan insiden itu.

Ketiga guru tersebut sudah ditangani pihak kepolisian.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved