Vietnam Umumkan Seluruh Pasien Virus Corona di Negaranya Telah Sembuh, Ungkap Kunci Suksesnya
Di tengah penyebaran Virus Corona di seluruh dunia, kabar menggembirakan datang dari Vietnam di mana seluruh pasien yang positif terjangkit sembuh.
TRIBUNPAPUA.COM - Di tengah penyebaran Virus Corona di seluruh dunia, kabar menggembirakan datang dari Vietnam di mana seluruh pasien yang positf terjangkit sudah sembuh.
Hingga Rabu pekan lalu (26/2/2020), seluruh pasien yang berjumlah 16 orang dinyatakan sembuh dan telah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit.
Selama 15 hari terakhir, Vietnam menyatakan mereka belum menemukan adanya kasus infeksi terbaru, seperti dilaporkan Al Jazeera Jumat (28/2/2020).
Kasus terakhir infeksi Virus Corona terjadi pada 13 Februari di sebuah desa di utara Hanoi, yang ditutup selama 20 hari terakhir.
• Update Virus Corona 3 Maret 2020: 3.117 Pasien Meninggal dan 48.212 Orang Sembuh
Mengutip Wakil Perdana Menteri Vu Duc Dam, Kementerian Kesehatan Vietnam menyatakan jika diibaratkan perang, maka mereka baru memenangkan babak pertama.
"Kami belum meraih kemenangan total dalam pertempuran ini karena segalanya tidak bisa diprediksi," jelas Vu merujuk kepada penyebaran virus di seluruh dunia.
Pasien terakhir, seorang pria berusia 50 tahun berinisial NVV, sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang pada Rabu pekan lalu.
NVV diketahui tertular dari putrinya, perempuan 23 tahun berinisial NTD.
Keduanya adalah warga distrik Son Loi di provinsi bagian utara, Vinh Phuc.
NTD diketahui adalah satu dari delapan pekerja sebuah perusahaan Jepang yang baru kembali dari Wuhan, kota di China yang menjadi pusat penyebaran virus, pada 17 Januari.
Enam di antara rombongan yang berangkat, termasuk NTD, positif terinfeksi.
Korban termuda adalah bayi berusia tiga bulan, dengan yang tertua 73 tahun.
• Viral Pidato Menkes Singapura Gan Kim Yong soal Virus Corona: Cuci Tangan dan Hindari Sentuh Wajahmu
Proaktif dan respons yang konsisten
Dr Kidong Park, perwakilan Badan Kesehatan Dunia (WHO) di Vietnam menyatakan, kunci sukses Hanoi adalah "respons yang konsisten dan proaktif".
Kasus penyebaran virus dengan nama resmi SARS-Cov-2 itu dimulai ketika dua warga China terinfeksi di Ho Chi Minh City pada 23 Januari.