KKB Disebut Ancam Gagalkan PON Papua, Kapuspen TNI Bahas Pergerakan KKB yang Mulai Bersatu

TNI angkat bicara terkait upaya Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) yang ingin menggagalkan pelaksanaan PON.

(KOMPAS.com/ACHMAD NASRUDIN YAHYA)
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (6/1/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Markas Besar Tentara Nasional Indonesia ( TNI) angkat bicara terkait upaya Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) yang ingin menggagalkan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional ( PON) XX 2020 Papua.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal Sisriadi mengungkapkan TNI telah mengantisipasi menyusul adanya usaha penggagalan pesta multievent dalam negeri tersebut.

Ratusan Warga Tembagapura Papua Ketakutan dengan Aksi Brutal KKB, Minta Dievakuasi ke Timika

"Kita sudah antisipasi itu," ujar Sisriadi kepada awak media di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat (6/3/2020). 

Diberitakan, intensitas gangguan keamanan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Provinsi Papua selama awal tahun ini terus meningkat.

Aksi penembakan terjadi di beberapa daerah, yaitu di Kabupaten Nduga, Intan Jaya, Mimika, Pegunungan Bintang, dan Keerom.

Menurut Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf. Dax Sianturi, ulah KKB memiliki tujuan yang jelas, yaitu untuk menggagalkan dua agenda nasional yang akan dilaksanakan di Papua pada tahun ini.

Agenda tersebut yaitu PON dan Pilkada Papua.

Ia juga melihat saat ini antar KKB belum terhubung.

Namun, mereka memiliki kesamaan tujuan sehingga beberapa kelompok melakukan aksi dalam kurun waktu yang singkat.

Masing-masing KKB, sambung Dax, memiliki ego yang cukup tinggi, sehingga beberapa kasus penembakan di Papua selama Februari 2020, terjadi dalam waktu yang berdekatan.

KKB Pimpinan Joni Botak dan Lekagak Telenggen Bergabung, Diduga Coba Masuki Kawasan Freeport

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved