Kesaksian Warga Tembagapura soal Aksi KKB yang Meresahkan: Kami Takut dan Tak Aman Bagi Anak-anak

Ratusan warga yang bermukim di pegunungan sekitar areal tambang Freeport, mengungsi ke Polsek Tembagapura kawasan Freeport Timika Papua, Jumat (6/3/20

Istimewa/ tribunnews
Warga pegunungan sekitar areal Freeport saat mengungsi ke Polsek Tembagapura. 

"Setelah sampai ke Timika merekan akan diantar dengan kendaraan truk yang sudah disiapkan, dan akan mengantar masyarakat hingga ke kediaman mereka di Kota Timika seperti ke Sp5, Sp 12, Kwamki dan daerah lain. Juga untuk masyarakat yang masih menunggu kendaraan bus disiapkan makan dan minuman sementara menunggu kendaraan menuju ke Timika," papar Kamal.

Tokoh Pemuda Kampung Banti sekitar areal Freepot, Agus Beanal mengucapkan terima kasih atas kesigapan pihak Kepolisian dan TNI dalam membantu mengamankan serta mengevakuasi masyarakat mulai dari dini hari hingga gelap.

"Sekali lagi kami ucapkan terima kasih banyak karena di kampung kami takut dan tidak aman bagi anak-anak," ujar dia.

Ratusan Warga Tembagapura Papua Ketakutan dengan Aksi Brutal KKB, Minta Dievakuasi ke Timika

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw sebelumnya mengatakan, ada indikasi kelompok Kriminal Bersenjata berupaya menggagalkan pelaksanaan PON di Papua yang akan digelar September tahun ini.

Indikasi itu, kata Kapolda, terlihat dari serangkaian aksi penembakan yang terjadi di sejumlah tempat di Papua.

Sementara Juru Bicara OPM Sebby Sambon saat dikonfirmasi tekait apakah pelaksanaan PON menjadi target kelompoknya untuk digagalkan, mengatakan, hingga saat ini belum memiliki agenda tersebut.

"Untuk Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat belum punya target, tapi kalau rakyat Papua dan mahasiswa menghendaki hal itu, maka TPNPB siap memback up," tegasnya.

Mengenai serangkaian aksi penembakan yang terjadi Papua termasuk di Tembagapura, Sebby mengatakan, OPM bertanggung jawab.

Warga Pegunungan Areal Freeport Mengungsi ke Polsek Tembagapura_3
Warga pegunungan sekitar areal Freeport saat mengungsi ke Polsek Tembagapura.

"Management markas pusat, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat telah terima laporan resmi dari komandan operasi umum TPNPB-OPM Major General Lekagak Telenggen, bahwa bertanggungjawab atas serangan di areal PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Papua," kata dia.

Dalam laporan Lekagak Telenggen, serangan di areal Freeport, berhasil melukai aparat keamanaan.

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved