Senin, 20 April 2026

Pria yang Tewas Ditembak di Kantor Polisi Sempat Pasang Status FB, Mengancam Minta Motornya

Seorang pria tak dikenal tewas ditembak setelah menyerang anggota polisi dengan menggunakan senjata tajam jenis badik di Polres Kepualaun Meranti.

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi Pembunuhan 

TRIBUNPAPUA.COM - Seorang pria tak dikenal tewas ditembak setelah menyerang anggota polisi dengan menggunakan senjata tajam jenis badik di Polres Kepualaun Meranti, Riau, Rabu (11/3/2020).

Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Sunarto mengatakan, pria tersebut berinisial AH, warga Jalan Perjuangan, Kota Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Sunarto menjelaskan, sebelum pelaku menyerang anggota polisi di Polres Kepulauan Meranti, pelaku memang sempat berurusan dengan polisi lalu lintas.

 

Namun, kata Sunarto, pelaku tidak ditilang.

Update Tes Kejiwaan ABG Pembunuh Bocah, Tim Dokter Minta Pelaku Menggambar

"Bukan ditilang, (tapi) diberikan peringatan," kata Sunarto dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Kamis (12/3/2020) malam.

Tulis status di Facebbok dan ancam polisi

Sunarto mengatakan, sebelum peristiwa terjadi, pria tersebut sempat menulis status di akun Facebook miliknya.

Status yang dibuat pria tersebut berisi ancaman kepada polisi. Bahkan, pria itu mengancam akan menebas leher polisi.

"Beberapa jam sebelum menyerang polisi di Mapolres Kepulauan Meranti, AH sempat mengunggah status di akun media sosial Facebook miliknya. Statusnya bernada ancaman terhadap polisi," katanya.

Masih dikatakan Sunarto, AH membuat status di akun Facebooknya pada Rabu kemarin, sekitar pukul 09.00 WIB.

Sedangkan, sambungnya, peristiwa penyerangan terhadap anggota polisi terjadi Rabu sekitar pukul 16.45 WIB.

Dalam status di Facebook, AH menyatakan permintaan maaf kepada Kapolres dan Kepala Satuan Lalu Lintas.

Warga Kaget Dengar Jeritan Minta Tolong, Ternyata Seorang Wanita Dibakar Suaminya di Dalam Truk

AH mengakui bahwa dia lupa membawa helm saat mengantar anaknya ke sekolah.

AH kemudian meminta agar anggota polisi yang membawa motornya untuk segera mengembalikan.

Namun, AH mengancam akan melukai polisi apabila motor tidak juga dikembalikan hingga waktu yang dia tentukan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved