Update Virus Corona di Indonesia: 172 Orang Terinfeksi, 9 Sembuh, 7 Orang Meninggal Dunia
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achamd Yurianto mengatakan, hingga Selasa (17/3/2020) ada 172 kasus pasien positif Covid-19.
"Kita memaklumi bahwa pintu gerbang di DKI itu gerbang masuk negara di DKI cukup besar," ujarnya.
"Kemudian mobilitas penduduknya juga sangat tinggi dan kemungkinan terjadinya kontak dari kasus-kasus positif yang kita dapatkan juga cukup besar," sambungnya.
Yuri menjelaskan, jumlah kasus positif Covid-19 khususnya di DKI Jakarta terbuka melalui penelusuran kontak atau tracing contact.
Tracing contact tersebut dilakukan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta, jajaran pemerintah daerah dibantu dengan aparat Kepolisian.
"Kita bersyukur bahwa cukup banyak yang bisa kita dapatkan," ungkapnya.
• Virus Corona Bisa Menular Lewat Mata, Berikut Langkah yang Bisa Mencegahnya
Tujuh orang meninggal dunia
Selanjutnya, berdasarkan data pemerintah, kasus pasien yang meninggal setelah terpapar Covid-19 pun bertambah menjadi tujuh orang.
"Tujuh (yang meninggal)," ujar Yuri, saat dihubungi, Selasa (17/3/2020) malam.
Di dalamnya termasuk seorang pasien positif corona di RSUP Kariadi, Semarang, Jawa Tengah.
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan, pasien itu meninggal pada Selasa (17/3/2020) pukul 03.48 WIB dini hari.
Sembilan orang sembuh
Kendati demikian, saat ini sembilan dari 172 orang positif Covid-19 telah dinyatakan sembuh.
Angka kesembuhan ini bertambah satu dari yang sebelumnya sebanyak delapan orang.
"Secara umum, kondisi yang dirawat sudah membaik dan kemudian beberapa pasien yang kemarin sudah kita laporkan di awal sudah ada sembilan orang yang dinyatakan sembuh dan bisa pulang," tutur Yuri.
• Merasa Corona Bukan Masalah, Pasien Ini Bagikan Penyesalannya: Aku Bodoh Terlalu Percaya Diri
Menurut Yuri, masih ada beberapa orang lagi yang menunggu pemeriksaan kedua untuk bisa pulang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/juru-bicara-pemerintah-untuk-penanganan-virus-corona-achmad-yurianto.jpg)