Ungkap Lockdown karena Corona Tak Efektif, WHO: Bahaya, Penyakit akan Muncul Lagi

Pakar darurat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, negara-negara di seluruh dunia tidak bisa begitu saja menerapkan lockdown.

AFP/ANDREAS SOLARO
Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma. Wabah Virus Corona di Italia Makin Parah, Orang Berusia 80 ke Atas akan Dibiarkan Mati jika Kondisinya Kritis 

Italia saat ini adalah negara yang paling parah terkena Virus SARS-CoV-2 di seluruh dunia.

Beda dengan WHO, Dokter Ini Sebut Bahaya Paracetamol untuk Corona: Virus Masih, Hanya Demam Hilang

Hingga Senin (23/3/2020) siang, jumlah terinfeksi di negara itu adalah 59.138 dan total kematian 5.476.

Angka kematian di Italia adalah yang tertinggi di dunia.

Jika dibandingkan China yang menginfeksi 81.093, korban tewas hanya 3.270 jiwa.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah memperingatkan bahwa sistem kesehatan di Inggris bisa kewalahan menangani pasien Covid-19.

Tugas tenaga medis dapat menjadi ringan jika kita menghindari interaksi sosial atau melakukan social distancing.

Vaksin Corona

Ryan juga mengatakan, beberapa vaksin untuk Covid-19 saat ini sedang dikembangkan.

Sejauh ini baru vaksin dari AS yang sudah memulai uji coba pada manusia.

Namun jika ditanya berapa lama kita bisa mendapat vaksin itu, Ryan mengatakan hingga saat ini belum dapat dipastikan.

"Kita harus realistis. Kita harus memastikan bahwa itu (vaksin) benar-benar aman digunakan. Kita memperkirakan mungkin butuh waktu setidaknya setahun," ujar Ryan.

"Vaksin pasti akan ditemukan. Tapi untuk sekarang, kita harus melakukan apa yang bisa dilakukan sekarang," tutupnya. 

(Kompas.com/Gloria Setyvani Putri)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "WHO: Strategi Lockdown Tak Mampu Perangi Virus Corona"

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved