Ribuan Karyawan Demo Pabrik Pakaian Dalam di Magetan, Potong Gaji 50 Persen karena Corona

Pabrik pakaian dalam PT Bintang Karya Inti di Desa Karangsono, Kecamatan Karang Rejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur memotong gaji karyawan

Ribuan Karyawan Demo Pabrik Pakaian Dalam di Magetan, Potong Gaji 50 Persen karena Corona
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNPAPUA.COM - Pabrik pakaian dalam PT Bintang Karya Inti di Desa Karangsono, Kecamatan Karang Rejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur memotong gaji karyawan sampai 50 persen.

Hal ini menimbulkan protes dari karyawan yang menggelar aksi demo yang sempat berlangsung ricuh.

Siti yang merupakan karyawan perusahaan itu mengatakan aksi demo terjadi spontan setelah karyawan mengetahui perusahaan hanya memberikan 50 persen gaji mereka tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya.

"Pada ngumpul protes karena tanpa kesepakatan gaji kami hanya diberikan separuh,” ujar Siti saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (25/3/2020).

Siti menambahkan, PT Bintang Karya Inti hanya memberikan separuh gaji karyawan dengan alasan adanya wabah corona sehingga mempengaruhi penjualan pakaian dalam.

"Perusahaan juga akan menggaji karyawan dengan separuh gaji hingga 3 bulan ke depan," katanya.

“Alasannya corona sehingga barang tidak bisa ekspor impor. Dan 3 bulan ke depan gajinya hanya 50 persen. 50 persen itu hanya Rp 900.000,” imbuhnya.

 Aksi demo sempat ricuh, dilerai Bupati, pabrik ancam pecat karyawan

Aksi demo yang berjalan sempat ricuh saat sejumlah karyawan melempar botol air mineral.

Sejumlah kaca kantor dan mobil milik perusahaan menjadi sasaran lemparan karyawan yang menggelar aksi demo. Karyawan juga membakar ban bekas di depan kantor perusahaan.

“Ada yang pecah kaca sama mobil milik kabag produksi,” ucap Siti.

Bupati Magetan Suprawoto sempat datang dan memediasi aksi demo karyawan. Hasil dari kesepakatan antara perusahaan dan karyawan akhirnya karyawan menerima pembayaran gaji 50 persen dan akan dibayar 100 persen seminggu kemudian.

Rencananya pembicaraan antara pihak perusahan dan karyawan akan kembali dilanjutkan di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Magetan.

Sayangnya perusahaan pasca karyawna gelar aksi demo mengancam akan memecat karyawan secara sepihak jika pada hari Kamis tidak masuk kerja.

Aksi anarkis demo karyawan perusahaan pakaian dalam sempat beredar di media sosial. 

(Kompas.com/Sukoco)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pabrik Pakaian Dalam di Magetan Potong Gaji 50 Persen dengan Alasan Corona, Ribuan Karyawan Demo"

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved