Pengakuan Okun Pelatih Pramuka Bunuh Siswi SMP di Hutan, Mengawasi hingga Rela Kerja Tak Dibayar
Pelaku Aldi Sukma Wijaya (19) mengungkapkan motifnya membunuh siswi SMP di Semindangaji OKU Sumatera Selatan.
Sugiri kembali menegaskan bahwa tersangka bukan pelatih resmi Pramuka, namun sejak enam bulan terakhir ini pelaku terlihat sering berinisiatif bantu-bantu melatih Pramuka walaupun sekolah tidak memberikan honor.
Polisi mengamankan sedikitnya 18 barang bukti dalam kasus pembunuhan disertai pemerkosaan yang menimpa belajar SMP di Kecamatan Semidangaji Kabupaten OKU.
Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga SIK MH didampingi Kasat Reskrim Polres OKU AKP Wahyu Setyo Pranoto SH SIK yang di konfirmasi Sabtu (4/4/2020) menjelaskan tersangka Aldi Sukma Wijaya (19) sudah diamankan polisi 2 jam Setelah kejadian.
Polisi sudah mengamankan barang bukti-1 (satu) Batang kayu bulat panjang ± 80 Cm , 1 (satu) Buah topi pramuka, dua helai dasi pramuka warna merah putih, dan sejumlah barang korban.
Tersangka dikenakan pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP.
• Warga di Lampung Barat Ini Gotong Royong Gali Makam, untuk Pasien Positif Corona yang Meninggal
Firasat Orangtua
Pembunuhan disertai pemerkosaan keji terjadi di Semindang AJi Kabupaten OKU Sumatera Selatan.
Seorang siswi berusia 13 tahun dianiaya diperkosa dan dibunuh oleh seorang pemuda yang belakangan diketahui sebagai pembina pramuka tak resmi di sekolahnya.
Kesedihan mendalam dirasakan keluarga korba. Sebelumnya bahkan sudaha da firasat buruk yang dirasakan keluarga.
Sebelum R (13) beretemu pelaku, orangtua korban sudah ada firasat buruk. Keluarga mengetahui puterinya dapat pesan via aplikasi messenger Facebook pada hari Kamis (2/4/2020) malam.
Pesan tersebut terbaca oleh salah seorang kakak perempuan korban dan menginformasikan kepada orang tuanya.
Isi messenger tersebut memberitahukan kepada korban agar datang esok hari (Jumat 3 April 2020) ke sekolah untuk latihan pramuka sekira pukul 09.00.
Lokasi Pembunuhan
Padahal sebenarnya pelaku bukan pelatih pramuka yang resmi, hanya sering bantu-bantu saja.