Selasa, 5 Mei 2026

Virus Corona

Sebut China Kini Pulih dari Virus Corona, IMF Singgung Penyerbaran di Negara Lain

International Monetary Fund (IMF) melihat tanda-tanda pemulihan Virus Corona atau Covid-19 di China, Senin (6/4/2020).

Tayang:
YouTube South China Morning Post
Ilustrasi - Wabah Virus Corona yang menyerang China dan beberapa negara lain, Minggu (26/1/2020) 

TRIBUNPAPUA.COM - International Monetary Fund (IMF) melihat tanda-tanda pemulihan Virus Corona atau Covid-19 di China, Senin (6/4/2020).

Tetapi, IMF menegaskan, pihaknya tidak dapat mengesampingkan kemungkinan semakin meluasnya wabah Virus Corona di negara lain.

Seperti diketahui, China merupakan negara pertama yang menderita akibat pandemi global Virus Corona.

Dilansir Straits Times, dalam sebuah blog, para pakar ekonom IMF memberikan komentarnya.

Pakar ekonom tersebut mengatakan pandemi Virus Corona mendorong dunia ke dalam resesi yang lebih buruk dari pada krisis keuangan global.

 

ILUSTRASI - Para staf di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan pelindung khusus, untuk menghindari serangan virus corona yang mematikan.
ILUSTRASI - Para staf di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan pelindung khusus, untuk menghindari serangan virus corona yang mematikan. (AFP/HECTOR RETAMAL)

Infeksi Virus Corona juga telah membunyikan alarm mengenai kebijakan kesehatan dan ekonomi global.

"Kerusakan ekonomi semakin meningkat di semua negara," kata pakar IMF tersebut.

Tak Boleh Disepelekan, Ini Cara Melindungi Hewan Peliharaan dari Infeksi Virus Corona

Pihak terkait juga mencatat peningkatan tajam terkait infeksi Virus Corona.

Tak sebatas itu saja, tindakan pengendalian yang dilakukan pemerintah juga turut diamati.

Soal Pemulihan di China

Untuk diketahui, total kasus infeksi Covid-19 yang dikonfirmasi di seluruh dunia melonjak menjadi lebih dari 1,3 juta.

Tercatat 68.400 kasus kematian dilaporkan hingga Senin (6/4/2020).

Dan sudah mencapai angka 74.644 pada Selasa pagi ini.

"Pemulihan di China, meski pun terbatas, (kabar) yang menggembirakan," tambah pakar ekonom tersebut.

"Hal itu menunjukkan bahwa tindakan pengendalian berhasil dalam menekan penyebaran Virus Corona," terang pakar tersebut.

 

Seputar Virus Corona
Seputar Virus Corona (Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)
Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved