Virus Corona

Pandemi Virus Corona, Gubernur Lukas Enembe Minta Jokowi Pertimbangkan Jadwal PON 2020 di Papua

Gubernur Papua, Lukas Enembe, meminta Presiden Jokowi mempertimbangkan jadwal penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 karena Corona.

(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)
Gubernur Papua Lukas Enembe 

TRIBUNPAPUA.COM - Gubernur Papua, Lukas Enembe, meminta Presiden Jokowi mempertimbangkan jadwal penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 karena situasi pandemi Virus Corona.

Hal ini tertuang dalam surat Gubernur Papua ke Jokowi dengan Nomor 06/SUS-GUBPAPUA/IV/2020 tertanggal 7 April 2020.

Dalam surat itu, Lukas Enembe menjabarkan persiapan PON dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2020.

Lukas Enembe menyebut persiapan hingga saat ini berjalan baik. Salah satu kriterianya adalah pembangunan venue secara keseluruhan sudah mencapai 85-90 persen.

Hanya, Lukas Enembe khawatir persiapan dalam beberapa bulan ke depan akan tersendat karena jumlah kasus positif Covid-19 di Provinsi Papua terus meningkat.

Jika Virus Corona Masih Mengancam, Pelaksanaan PON 2020 di Papua Kemungkinan Besar Ditunda

Lukas Enembe menyebut per tanggal 5 April 2020 jumlah kasus positif Covid-19 di Provinsi Papua mencapai 26 orang, 44 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), dan sebanyak 5.852 orang dalam pemantauan (ODP).

Sesuai dengan arahan pemerintah, Lukas Enembe menyebut Provinsi Papua sudah mengeluarkan beberapa kebijakan untuk menanggulangi Virus Corona hingga melakukan review APBD 2020.

Atas pertimbangan itu, Lukas Enembe meminta arahan dan pertimbangan Presiden Jokowi terkait jadwal penyelenggaraan PON dan Peparnas 2020.

PON dan Peparnas 2020 rencananya akan diselenggarakan di Papua pada Oktober hingga November mendatang.

Di sisi lain, Menpora Zainudin Amali mengakui kedua ajang multievent itu berpeluang ditunda karena Virus Corona.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved