Breaking News:

Virus Corona

Senator Tom Cotton Larang Mahasiswa China Belajar Sains di AS, Sebut Beijing Coba Curi Vaksin Corona

Senator Partai Republik Tom Cotton menyarankan agar mahasiswa dari China dilarang belajar teknologi dan sains di Amerika Serikat (AS).

Editor: Astini Mega Sari
AFP via Surya.co.id
Senator Partai Republik AS Tom Cotton 

TRIBUNPAPUA.COM - Senator Partai Republik Tom Cotton menyarankan agar mahasiswa dari China dilarang belajar teknologi dan sains di Amerika Serikat (AS).

Melansir New York Post, Tom Cotton mengatakan keyakinannya kalau Beijing sedang mencoba mencuri vaksin Virus Corona dari AS.

"Di tengah pandemi, kekayaan intelektual apa yang paling berharga di dunia? Tentu penelitian yang dilakukan laboratorium kita yang hebat dan kehidupan perusahaan sains kita terhadap obat-obatan profilaksis, obat-obatan terapeutik dan terakhir vaksin," ujar Cotton dari Arkansas pada acara Sunday Morning Future di Fox News.

Dia melanjutkan, "Jadi saya tidak ragu bahwa badan intelijen China secara aktif mencoba mencuri kekayaan intelektual AS karena berkaitan dengan virus yang mereka keluarkan ke dunia."

"Karena, tentu saja, mereka ingin menjadi negara yang mengklaim menemukan obat-obatan itu atau menemukan vaksin, dan kemudian menggunakannya sebagai kekuatan terhadap seluruh dunia," tambahnya.

Tolak Penyelidikan Internasional untuk Ungkap Asal Usul Virus Corona, China: Semua Bermotif Politik

Cotton mengatakan kepada pembawa acara Maria Bartiromo bahwa dia percaya sebuah "skandal".

Yaitu tentang lembaga-lembaga pendidikan AS yang telah melatih begitu banyak orang dengan pikiran paling cerdas dari Partai Komunis China untuk kembali ke rumah mereka dan mencuri pekerjaan AS.

Bahkan merancang senjata dan perangkat lain yang dapat digunakan untuk melawan Orang Amerika.

"Jadi saya pikir, kita harus melihat dengan saksama setiap visa yang kita berikan kepada warga negara China yang datang ke Amerika Serikat dan memiliki tujuan untuk belajar, terutama di tingkat pascasarjana di bidang sains terdepan dan teknologi," katanya.

“Jika mahasiswa China ingin datang ke sini dan mempelajari Shakespeare dan Federalist Papers, itulah yang mereka perlu pelajari dari Amerika. Mereka tidak perlu belajar komputasi kuantum dan kecerdasan buatan dari Amerika."

Peringatkan China Bakal Hadapi Konsekuensi atas Wabah Corona, Trump: Kesalahan adalah Kesalahan

Cotton adalah satu di antara sejumlah anggota parlemen yang menuduh China meremehkan tingkat keparahan Virus Corona setelah pertama kali melaporkan kasusnya pada Desember lalu di kota Wuhan.

Cotton mengatakan Partai Komunis China telah lalai secara kriminal dan tidak kompeten pada tahap awal ketika bereaksi terhadap wabah Virus Corona.

Dia juga mengatakan bahwa China dengan sengaja berbuat jahat dari cara mereka menanggapi virus ini kepada rakyat mereka sendiri dan dunia.

(Miranti Kencana Wirawan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Senator Partai Republik Tom Cotton: Mahasiswa China Dilarang Belajar Sains di AS

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved