Rabu, 15 April 2026

Virus Corona

Ada Surat Palsu Bebas Virus Corona Beredar, Hotman Paris Minta Petugas Tegas: Selamatkan Negeri Ini

Pengacara Hotman Paris Hutapea ikut menanggapi soal kabar adanya oknum yang memalsukan surat keterangan bebas Virus Corona (Covid-19).

Editor: mohamad yoenus

"Jubir: Pak Yuri tolong jelasin mana yg rakyat harus ikutin! Pak Yuri rajin suruh cuci tangan aja nih?? Jelasin donk aturan mana yg berlaku?"

 

 

Angkasa Pura II Singgung Padatnya Jadwal Penerbangan

Sempat viral di media sosial Twitter foto yang menunjukkan penumpukan penumpang di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Foto tersebut menarik perhatian publik lantaran para pengantre nampak begitu dekat satu dengan yang lain tidak mengindahkan physical distancing di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19).

Antrean tersebut diakui memang terjadi oleh PT Angkasa Pura II (Persero).

Diakuinya antrean terjadi sektiar pukul 04.00 WIB dan telah lancar kembali pada pukul 05.00 WIB.

Dikutip dari angkasapura2.co.id, Kamis (14/5/2020), antrean disebut berasal dari posko verifikasi dokumen.

Senior Manager Branch Communications & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga mengatakan calon penumpang pesawat yang banyak menyebabkan terjadinya antrean panjang.

“Antrean di posko verifikasi dokumen terjadi mulai pukul 04.00 WIB, di mana calon penumpang memiliki tiket pesawat untuk penerbangan antara pukul 06.00 - 08.00 WIB. Di antara pukul tersebut terdapat 13 penerbangan dengan keberangkatan hampir bersamaan, yaitu 11 penerbangan Lion Air Group dan 2 penerbangan Citilink," ujar Febri.

Antrean calon penumpang pesawat di posko pemeriksaan dokumen perjalanan yang terletak di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (14/5/2020).
Antrean calon penumpang pesawat di posko pemeriksaan dokumen perjalanan yang terletak di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (14/5/2020). (Instagram @jktinfo)

Febri mengatakan verifikasi dokumen perlu dilakukan selama masa pembatasan penerbangan terjadi.

“Seperti diketahui, pada masa pengecualian dalam pembatasan penerbangan ini, calon penumpang harus melakukan verifikasi kelengkapan dokumen sebagai syarat untuk bisa memproses check in," paparnya.

Ia juga mengatakan bahwa verifikasi dokumen dilakukan oleh personel gabungan dari berbagai instansi.

"Verifikasi dokumen dilakukan oleh personel gabungan dari sejumlah instansi yang masuk dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang ada di posko pemeriksaan,” jelas Febri Toga.

Berikut ini adalah sejumlah dokumen yang harus diverifikasi sebelum calon penumpang boleh berpergian:

  • Tiket penerbangan
  • Surat keterangan dinas
  • Surat bebas COVID-19
  • Dokumen lainnya

 

Viral Surat Sehat Palsu Dijual Opang Rp 250 Ribu Ber-kop Dinas Kesehatan, Pemudik: Bisa Menyeberang

Segala dokumen tersebut harus dipenuhi sesuai Surat Edaran No. 4/2020.

Edaran tersebut berisi tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19 yang diterbitkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Febri mengatakan pihaknya akan mengevaluasi kejadian tersebut agar tidak kembali terulang.

“Seluruh stakeholder akan melakukan evaluasi untuk menata jadwal penerbangan supaya tidak ada yang berdekatan,” jelas Febri Toga.  (TribunWow.com/Khis/Anung)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Hotman Paris Soroti Kabar Surat Palsu Bebas Corona: Tidak Mungkin Manajemennya Bertindak seperti Itu

Sumber: TribunWow.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved