Virus Corona

Disebut WHO Tak Efektif, Penyemprotan Disinfektan di Jalan Justru Timbulkan Efek Samping Kesehatan

WHO memperingatkan, penyemprotan disinfektan di jalanan seperti yang dilakukan banyak negara, tidak efektif justru menimbulkan risiko kesehatan.

(KOMPAS.COM/DOK. POLRES MOJOKERTO)
Wakapolres Mojokerto Kompol David, mengenakan Helm virus corona saat menyemprotkan disinfektan dan sosialisasi bahaya Covid-19, Selasa (31/3/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan, penyemprotan disinfektan di jalanan seperti yang dilakukan banyak negara, tidak efektif justru menimbulkan risiko kesehatan.

Pernyataan itu diungkapkan WHO pada Sabtu (16/5/2020), sembari menyatakan penyemprotan di jalan tidak menghilangkan Virus Corona.

Dalam sebuah dokumen tentang membersihkan dan mendisinfeksi permukaan sebagai bagian dari penanganan Covid-19, WHO mengatakan penyemprotan bisa jadi tidak efektif.

"Penyemprotan atau pengasapan di ruang terbuka, seperti jalan-jalan atau pasar... tidak disarankan untuk membasmi virus Covid-19 atau patogen lain karena disinfektan tidak efektif jika terkena debu atau kotoran," terang WHO.

"Bahkan dengan tidak adanya bahan organik, penyemprotan bahan kimia tidak mungkin cukup meliputi semua permukaan selama durasi waktu untuk membasmi patogen."

Bisakah Virus Corona Menyebar Lewat Uang Kertas dan Logam? Ini Penjelasannya

WHO mengatakan bahwa jalan dan trotoar tidak dianggap sebagai "reservoir infeksi" Covid-19, seraya menambahkan bahwa penyemprotan disinfektan di luar dapat "berbahaya bagi kesehatan manusia".

Dokumen tersebut juga menekankan bahwa menyemprot orang dengan disinfektan "tidak disarankan dalam keadaan apa pun".

"Itu bisa berbahaya secara fisik dan psikologis, dan tidak akan mengurangi peluang orang yang terinfeksi untuk menyebarkan virus melalu tetesan atau kontak," tulis dokumen tersebut yang dikutip AFP pada Minggu (17/5/2020).

Penyemprotan klorin atau bahan kimia beracun lainnya pada orang dapat menyebabkan iritasi mata dan kulit, bronkopasme, dan efek gastrointestinal, tambahnya.

Induk kesehatan dunia itu juga memperingatkan bahaya penyemprotan dan pengasapan disinfektan ke permukaan di dalam ruangan, mengutip sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa itu tidak efektif.

Bisakah Virus Corona Menular Lewat Makanan? Ini Penjelasan Dokter

Halaman
12
Editor: mohamad yoenus
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved