Liga 1

Jacksen Ceritakan Kunci Persipura Bangkit dari Keterpurukan dan Berhasil Cetak Sejarah di Ajang Asia

Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago menceritakan keberhasilan Mutiara Hitam menembus semifinal Piala AFC di tahun 2014.

Instagram/persipurapapua1963
Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago. Jacksen menyebut ketajaman timnya masih kurang. 

TRIBUNPAPUA.COM - Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago menceritakan keberhasilan Mutiara Hitam menembus semifinal Piala AFC di tahun 2014.

Persipura menjadi satu-satunya tim dari Indonesia yang berhasil menembus babak semifinal di Piala AFC. 

Boaz Solossa dkk berhasil lolos babak semifinal setelah mengalahkan Kuwait SC, yang merupakan juara bertahan.

Kala itu, Persipura berhasil menghabisi Kuwait SC dengan skor telak 6-1 di Stadion Mandala, Jayapura. 

Angka yang fantastis untuk menyempurnakan agregat menjadi 8-4. Di leg pertama, Persipura kalah 2-3.

Layangkan Surat ke BNPB, Persipura Janji Serahkan Dana Hak Komersilnya untuk Penanganan Corona

Jacksen menyebut, persiapan yang dilakukan timnya sudah dilakukan sejak tahun 2010 ketika Mutiara Hitam dibantai 0-9 oleh tim asal China, Changchun Yatai di AFC Champions League.

Babak belur di China membuat tim Persipura melakukan evaluasi dan persiapan yang lebih matang untuk menatap laga selanjutnya.

 

"Sejak itu kita melakukan perombakan, peremajaan dalam tim. Fokus kita bukan lagi hanya untuk berprestasi di dalam negeri tapi juga di luar negeri," ucap Jacksen dalam video yang diunggah kanal YouTube Ricky Nelson Coaching, Selasa (19/5/2020).

"Tahun 2014 kita mampu (lolos semifinal Paiala AFC) dan itu jadi momen luar biasa. Tim kita sangat bagus. Semua pemain kualitasnya baik dan sedang ada di puncak performance."

Selain perencanaan yang sangat matang, Jacksen menuturkan ada beberapa aspek yang menjadi kunci keberhasilan Persipura.

Persipura Jayapura Jadi Tim Tersukses di Era Liga Indonesia, Kalahkan Persija dan Persib

Jacksen F. Tiago saat memimpin latihan Persipura
Jacksen F. Tiago saat memimpin latihan Persipura (Instagram/persipurapapua1963)

Pelatih asal Brasil itu mengungkapkan situasi Mutiara Hitam yang sebelum laga.

Ia menyebut para pemain Persipura sangat percaya diri untuk bertanding setelah berhasil mencetak 2 gol di laga away melawan Kuwait SC di leg pertama.

Selain itu, skuat Persipura juga dalam kondisi yang lebih fit dibanding lawan.

 

Pasalnya Kuwait SC masih harus melakoni pertandingan lain sebelum bertandang ke markas Mutiara Hitam.

Tak hanya itu, perjalanan yang jauh, disebut Jacksen, sangat mempengaruhi kondisi para pemain.

Bermain di kandang juga menjadi keuntungan tersendiri bagi Boaz Solossa dkk.

Lama Bela Persipura, Boaz Solossa Cetak Rekor yang Sulit Dipecahkan Pemain Lain di Tanah Air

Pasalnya mereka telah terbiasa dengan medan dan cuaca. Lain halnya dengan Kuwait SC yang baru pertama kali bermain di Jayapura.

Jacksen juga menyebut strateginya untuk laga leg pertama bisa berjalan dengan baik meski harus berakhir dengan kekalahan.

Sebelum laga di leg kedua, Jacksen memfokuskan latihan berdasarkan analisis kekuatan dan kelemahan lawan.

Ia juga melakukan pergantian pemain.

Kala itu, Jacksen menggantikan Foday Boakay dengan Robertinho.

 

"Dia (Robertinho) playmaker dan cocok untuk taktik kita saat itu. Terbukti saat itu dia berhasil cetak hattrick," ucap Jacksen.

Jacksen juga mengakui, saat itu performa Mutiara Hitam di Liga 1 memang sedang apik-apiknya.

Hal itu, menurutnya, membuat chemistry antarpemain sangat positif dan tim menjadi lebih kuat.

(TribunPapua.com)

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved