Breaking News:

Virus Corona

Ali Ngabalin Sebut Kebijakan Pemerintah Tangani Corona Tak akan Berjalan jika Ada 3 Kendala Ini

Tenaga ahli utama kantor staf presiden, Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan bahwa kebijakan pemerintah memerlukan 3 hal agar berhasil.

Kompas.com
Ali Ngabalin. Ia mengungkapkan bahwa kebijakan pemerintah memerlukan 3 hal agar berhasil. 

"Makanya kenapa gugus tugas itu disebut penanganan percepatan Covid-19, karena apa yang terjadi hari ini di Jakarta dan di beberapa daerah hampir di seluruh negeri kita dengan Covid-19 ini."

Ali Ngabalin kemudian memberikan contoh adanya sejumlah negara yang gagal menekan penyebaran Covid-19.

Kegagalan tersebut dikatakannya karena tidak ada kesepahaman antara masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama menanggulangi pandemi.

"Di negara-negara yang gagal menghadapi Covid-19 itu (terjadi) ketika tidak menyatunya pemerintah dan masyarakat," singgung Ali Ngabalin.

Oleh karenanya, bila masyarakat masih abai dan tidak peduli akan protokol kesehatan yang telah dicanangkan pemerintah, maka penanggulangan Covid-19 di Indonesia sudah dipastikan akan gagal.

"Artinya kalau masyarakat, kalau kita semua ini gagal menghadapi Covid-19 ini dengan satu kepedulian kita, kita tidak bisa clean, maka kami pastikan itu tidak akan mungkin bisa berhasil dalam percepatan penanganan Covid ini," imbuhnya.

Anies: Kalau Ada yang Mengatakan Mal akan Buka Tanggal 5 Juni, Itu Imajinasi

Untuk itu pemerintah dengan cermat telah mengeluarkan sejumlah kebijakan demi kepentingan bersama.

Tujuannya adalah agara masyarakat dapat dengan disiplin menjalankannya untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

"Itulah makanya kenapa saya katakan dari satu kebijakan ke kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah by regulasi, tetapi regulasi itu diperuntukkan untuk seluruh rakyat Indonesia supaya kita tetap disiplin," jelas Ali Ngabalin.

"Tidak ada lain adalah untuk memutus mata rantai dari penyebaran Covid-19," pungkasnya.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved