Rabu, 15 April 2026

Virus Corona

Update Virus Corona di Indonesia 3 Juni: 28.233 Kasus Positif, 8.406 Sembuh, 1.698 Meninggal

Jumlah kasus positif di Indonesia bertambah 684 pasien per Rabu (3/6/2020). Sehingga, total kasus Virus Corona di Indonesia menjadi 28.233 pasien.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020). Dalam keterangan persnya Achmad Yurianto menyampaikan sebanyak empat orang dinyatakan suspect virus Corona karena telah melakukan kontak langsung dengan warga Depok yang positif sebelumnya dan mengalami gejala-gejala awal seperti Influenza yang kini tengah diobservasi dan menunggu hasil pasti dari pemeriksan laboratorium. 

TRIBUNPAPUA.COM - Jumlah kasus positif di Indonesia bertambah 684 pasien per Rabu (3/6/2020).

Sehingga, total kasus Virus Corona di Indonesia menjadi 28.233 pasien.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan, kasus terbanyak terdapat di Jawa Timur.

"Kita lihat di Jawa Timur, kalau yang positif 183, yang sembuh 100 orang," ujarnya, dikutip dari siaran langsung YouTube BNPB Indonesia, Rabu.

Adapun jumlah pasien yang sembuh menjadi 8.406 di seluruh Indonesia pada Rabu ini.

Sementara, total ada 1.698 orang yang dinyatakan meninggal dunia.

Ebola Merebak Kembali di Kongo, WHO: Pengingat bahwa Covid-19 Bukan Satu-satunya Ancaman Kesehatan

Lalu, pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 13.285 pasien.

Orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 48.153 orang.

New Normal Dilakukan Bertahap

Tatanan kehidupan baru atau new normal akan dilaksanakan secara bertahap.

Hal itu disampaikan oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto.

Ia manyampaikan, tatanan New Normal tidak mungkin dilaksanakan serempak di 514 kabupaten/kota.

Sebab, permasalahan di masing-masing kabupaten/kota tidak sama.

“Pemerintah telah melakukan kajian komprehensif di semua kabupaten/kota secara terus menerus bersama tim ahli, tim pakar, dan tim dari perguruan tinggi untuk memantau kondisi masing-masing kabupaten/kota ini,” ujarnya di Gedung BNPB, Jakarta, Minggu (31/5/2020), dikutip dari sehatnegeriku.kemkes.go.id.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved