Rabu, 29 April 2026

Virus Corona

Berkaca pada Kegagalan Korea Selatan, Ridwan Kamil Tak Mau Buru-buru Buka Sekolah

Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih membahas skema pendidikan untuk tahun ajaran baru.

Instagram/@ridwankamil
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil 

TRIBUNPAPUA.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih membahas skema pendidikan untuk tahun ajaran baru.

Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat mengecek kesiapan AKB di Kabupaten Pangandaran, Kamis (11/6/2020).

"Masih dibahas cara-cara yang paling aman," kata Ridwan Kamil saat ditemui di Pantai Barat Pangandaran, Kamis.

Dia mengaku tak mau terburu-buru menerapkan pertemuan fisik siswa di sekolah. Ridwan Kamil berkaca kepada Korea Selatan yang gagal setelah membuka sekolah selama enam hari.

"Korsel gagal sudah buka sekolah 6 hari ada klaster lagi," jelasnya.

Anak di Korea Selatan, kata dia, terpapar dari orangtuanya. Anaknya disiplin, namun orangtuanya tidak.

"Makanya dia (anak) kena. Kami tak mau itu terjadi di Jabar," ucap Ridwan Kamil.

Dia memperkirakan, Januari 2021 sekolah mulai dibuka. Kecuali, kata Ridwan Kamil, sebelum Januari situasi betul-betul aman terkendali.

Sebut Bansos Corona Hanya sampai Juli, Ridwan Kamil: Kalau Lebih, Kami Tak Punya Uang

"Bisa pertemuan fisik sebelum Januari, tapi harus betul-betul terkendali, aman," jelasnya.

Saat ini, lanjut Ridwan Kamil, tahun ajaran tetap berjalan, walaupun siswa tidak melakukan pertemuan fisik di sekolah.

Ihwal SPP, kata dia, untuk tingkat SMA, SMK, SLB digratiskan. Pemprov yang menanggung biaya SPP tersebut.

"Sekolah swasta ada subsidi, tapi tidak sepenuh di (sekolah) negeri. Kecali di swasta ada anak tidak mampu, ditanggung sepenuhnya pemprov," kata Ridwan Kamil.

Sementara terkait proses kegiatan belajar di pesantren, Ridwan Kamil mengatakan, tetap harus menunjukkan kesiapan protokol kesehatan. Saat ini, pengurus ponpes lagi merumuskan.

"Ponpes kan padat, santri di kobong penuh. Sekarang masih dibahas. Minggu depan diharapkan ada kabar teknis," kata Ridwan Kamil.

Ditanya pesantren akan memulai kegiatan belajar juga di bulan Januari, Ridwan Kamil mengatakan, pondok pesantren bisa jadi lebih dulu dari sekolah formal.

"Karena beda dengan sekolah, pondok pesantren mungkin lebih dulu," ucapnya.

(Kompas.com/Kontributor Pangandaran, Candra Nugraha)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ridwan Kamil Tak Mau Buru-buru Buka Sekolah, Takut Gagal Seperti Korea

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved