Virus Corona
Minta 14 Pasien Covid-19 Dipulangkan, Ratusan Orang Geruduk Klinik di Blora dan Buat Ganjar Bereaksi
Seratusan orang nekat menjemput paksa anggota keluarganya yang dirawat akibat terinfeksi virus corona alias Covid-19.
"Ini sakit lho ya, sebab ada yang punya persepsi ini tidak apa-apa, kemudian cuek saja. Kita memang perlu edukasi agar literasi masyarakat semakin tumbuh," terangnya.
Menurut Ganjar, Pemkab Blora juga harus memastikan ada pihak yang bertugas menangani itu.
"Apakah mau jarak jauh, atau pengawasan dititipkan pada frontliner kesehatan terdekat, puskesmas misalnya untuk terus menyampaikan perkembangan," tegasnya.
Ganjar berpesan agar masyarakat tidak melakukan hal yang sama, demi percepatan penanganan Covid-19 di Jateng.
"Jangan ditiru maka harus dipahami kalau belum sembuh sebaiknya dirawat. Kalau menggunakan upaya paksa, kami khawatir yang lain ketularan. Memang masyarakat kita butuh edukasi terus menerus, karena kejadian ini kan bukan yang pertama kali, di beberapa daerah lain juga ada itu," jelasnya.
(TribunJateng.com)(Kompas.com/ Kontributor Semarang, Riska Farasonalia)
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Ratusan Warga Blora Jemput Paksa 14 Pasien Positif Corona Klaster Temboro untuk Dibawa Pulang dan di Kompas.com dengan judul "Seratusan Warga Blora Jemput Paksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pemkab Awasi Ketat"