Selasa, 21 April 2026

Nus Kei Sudah 4 Kali Ajak John Kei Bertemu Hanya Berdua, Polisi: Tapi Tak Ditanggapi

Nus Kei beberapa kali mengajak John Kei bertemu 4 mata, tanpa mengajak anggota atau anak buah mereka.

TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim
Polisi menggiring John Kei setelah dihadirkan bersama anggota kelompoknya dalam rilis perkara yang dipimpin Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2020). John Kei bertanggung jawab dalam kasus penganiayaan, permufakatan jahat, pembunuhan berencana terhadap Nus Kei dan anak buahnya, ER. ER tewas di Kosambi, Cengkareng, Minggu (21/6/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan dari hasil pemeriksaan dipastikan bahwa kasus yang dilakukan kelompok John Kei dipicu permasalahan pribadi dengan pamannya Nus Kei.

Bahkan kata Yusri, dari keterangan Nus Kei, diketahui bahwa Nus Kei beberapa kali mengajak John Kei bertemu 4 mata, tanpa mengajak anggota atau anak buah mereka.

"Saya sampaikan di sini, sebenarnya ini masalah pribadi berdua Nus Kei dan John Kei. Ini kita dapatkan dari barang bukti yang ada di WA di ponsel mereka. Sempat Nus Kei sampaikan lewat WA di situ 'tolong John kita ketemu aja berdua jangan membawa kita punya anggota, ini urusan pribadi kita berdua'. Tetapi tak ditanggapi John Kei, inilah yang terjadi, hingga peristiwa ini terjadi," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/6/2020).

Menurut Yusri permasalahan antara Nus Kei dan John Kei, sebenarnya terjadi sudah cukup lama.

"Nus Kei dalam chatnya berharap mereka bertemu dan tetep ini urusan mereka berdua. Kata Nus Kei, kalau bisa ketemu kita berdua jangan bawa kelompok atau teman yang lain, jangan libatkan yang lain, cukup berdua aja. Tapi tidak ditanggapi John Kei. Bahkan terakhir WA nya tidak pernah dibalas," ujar Yusri.

Menurutnya dalam pemeriksaan, John Kei mengaku merasa dikhianati oleh Nus Kei.

"Hasil pemeriksaan John Kei dia akui merasa dikhianati oleh Nus Kei, salah satunya masalah uang atau tanah ini. Tapi masih ada beberapa hal lain yang belum diungkapkan John Kei. Cuma dia sampaikan setiap ditanyakan itu, dia bilang 'saya dikhianati oleh Nus Kei', begitu," kata Yusri.

Sempat Di-chat John Kei sebelum Insiden, Nus Kei Beberkan Pesannya: Kami Saling WA, Dia Minta Ketemu

Positif Narkoba

Kombes Yusri Yunus memastikan bahwa untuk sementara diketahui dua orang anggota kelompok John Kei yang diamankan pihaknya positif narkoba.

fakta tersebut diketahui usai keduanya menjalani tes urine di Polda Metro Jaya.

"Ada dua orang positif narkoba setelah di tes urine. Keduanya positif ampetamine dan metampetamine," kata Yusri.

Ini berarti kedua orang itu diduga mengonsumsi ekstasi dan sabu.

Sebab ampetamine adalah zat narkoba dalam ekstasi, dan metampetamine adalah zat dalam narkoba jenis sabu.

Sebelumnya Yusri mengatakan pihaknya telah melakukan tes urine kepada 30 orang anggota kelompok John Kei termasuk John Kei sendiri, untuk mengetahui apakah mereka mengonsumsi narkoba atau tidak.

"Terakhir semua kita cek urine dan sementara masih lanjut bertahap untuk 30 orang ini. Sementara baru 2 orang dari mereka dinyatakan positif narkoba. Kita masih menunggu hasil tes urine lainnya," kata Yusri.

Menurut Yusri, jenis narkoba yang dimaksud diantaranya adalah sabu dan ekstasi.

Sempat Kabur dari Amukan Geng John Kei, Kondisi Anak Nus Kei Alami Trauma dan Butuh Ketenangan

Masih Buron

Yusri menjelaskan dari hasil pemeriksaan dan pengembangan terhadap 30 orang anggota kelompok John Kei yang diamankan, termasuk John Kei, diketahui bahwa dari enam pelaku yang terlibat dalam aksi pembacokan terhadap Yustus Dorwing Rahakbau (YDR) di Duri Kosambi, Cengkareng, Minggu (21/6/2020) lalu, dua orang diantaranya masih buron.

"Dari hasil pemeriksaan kita pilah. Di klaster atau kelompok pertama yang beraksi di Kosambi, Cengkareng, ada 6 pelaku di sana," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/6/2020).

Mereka berhasil menghabisi YDR hingga tewas dan AR mengalami luka dimana 4 jari tangannya putus.

"Tiga pelaku berinisial J, H, dan K, diamankan. Mereka ini yang bertugas melakukan pembacokan pada dua korban tersebut. Dimana satu korban meninggal dunia dan satu lagi terputus empat jarinya," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/6/2020).

"Satu lagi pelaku bernisial B, yang bertugas melindas korban menggunakan mobil Ertiga setelah dibacok, hingga akhirnya tewas," kata Yusri.

Sementara dua pelaku lainnya kata Yusri masih buron dan dalam pengejaran pihaknya.

"Kemudian dua pelaku lain yakni M dan T sekarang ini DPO dan masih dikejar. Jadi dua dari enam pelaku yang di Kosambi masih DPO dan dalam pengejaran. Setelah tertangkap akan diketahui nanti perannya dia apa," ujar Yusri.

Rekam Jejak John Kei, Mafia yang Dijuluki Godfather Jakarta dan Pernah Divonis 12 Tahun Penjara

Ia mengatakan dari hasil pemeriksaan terhadap John Kei dan 29 orang anggota kelompoknya, sampai Selasa (23/6/2020) diketahui bahwa, John Kei membentuk empat klaster atau kelompok, untuk mengincar Nus Kei dan anggotanya.

"Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan diketahui temuan bahwa John Kei ini mulai dari mengumpulkan sampai membagi empat klaster. Tujuannya mencari sasaran yang direncanakan dan siapa saja yang dijadikan target terutama Nus Kei sendiri," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/6/2020).

Empat Klaster

Empat klaster itu kata Yusri adalah klaster pertama yang beraksi di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Klaster kosambi ini ada 6 orang," kata Yusri.

Lalu klaster kedua sebanyak sekitar 25 orang kata Yusri untuk beraksi menyerang rumah Nus Kei di Green Lake City, Tangerang.

Kemudian klaster ketiga tambah Yusri adalah kelompok yang standby di rumah John Kei di Jalan Titian Utama X.

"Dan yang keempat kita sebut klaster mandiri karena ada 3 tempat, yakni di Pondok Gede, di Bekasi dan Tangerang," kata Yusri.

Tujuan mereka katanya adalah untuk mencari sasaran dan target untuk dibunuh termasuk Nus Kei.

"Untuk klaster di Kosambi berhasil membunuh saudara YR dan satu orang lainnya empat jarinya putus. Sementara klaster Green Lake melakukan perusakan rumah Nus Kei," kata Yusri.

Yusri mengatakan pihaknya sudah sempat memintai keterangan Nus Kei, sesaat setelah pihaknya membekuk 30 orang anggota kelompok John Kei dari Bekasi, Minggu (21/6/2020) malam.

"Setelah penangkapan terhadap John Kei, Minggu malam, saat itu juga Senin subuh pukul 04.00, kita sudah lakukan pemeriksaan terhadap Nus Kei di Polda Metro sini, sampai pagi harinya," kata Yusri, Selasa (23/6/2020).

Namun dari pemeriksaan itu katanya penyidik merasa belum cukup sehingga kembali meminta keterangan Nus Kei, Selasa (23/6/2020) hari ini.

Yusri mengatakan pihaknya sudah memeriksa memeriksa dan meminta keterangan sedikitnya 20 saksi terkait kasus pembacokan yang menewaskan Yustus Dorwing Rahakbau (YDR) di Duri Kosambi, Cengkareng, dan perusakan rumah Nus Kei di Tangerang, Minggu (21/6/2020) siang, yang dilakukan kelompok John Kei.

"Sudah ada 20 saksi yang diperiksa terkait kasus kelompok JK ini. Baik yang melihat dan tahu seputar kasus itu," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/6/2020).

Selamatkan Diri saat Anak Buah John Kei Serang Rumahnya, Anak Nus Kei Lompat Pagar ke Rumah Tetangga

Ia mengatakan saat ini pihaknya masih memburu beberapa orang anggota kelompok John Kei dan salah satunya adalah orang yang membawa senjata api dan menembakkan 7 kali ke udara saat mendatangi rumah Nus Kei di Green Lake City, Cipondoh, Tangerang, Minggu (20/6/2020).

"Pemilik dan pemegang senjata api itu, yang menembakkan 7 kali ke udara, masih dalam pengejaran. Ini berdasarkan pengakuan beberapa pelaku yang kami amankan," kata Yusri.

Menurut Yusri saat kejadian, pelaku yang membawa senpi itu menembakkan 7 kali ke udara, dan satu peluru mengalami rikoset sehingga mengenai jari kaki pengemudi ojol.

"Sementara ini dari pengakuan, senpi hanya satu. Jenisnya apa belum kita ketahui karena belum dapat senjatanya. Jadi kita belum tau, nanti kalau sudah dapat senjatanya baru kita tahu dan kita sampaikan ya," kata Yusri.

(Wartakotalive.com/ Budi Sam Law Malau)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Nus Kei Beberapa Kali Ajak John Kei Bertemu Empat Mata untuk Selesaikan Masalah, Tapi Tak Ditanggapi

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved