Sabtu, 2 Mei 2026

Virus Corona

Lamaran di Boyolali Berujung Petaka, 20 Orang di Acara Itu Positif Corona

Prosesi lamaran tak pakai protokoler yang ada di Kabupaten Boyolali menambah deretan kasus baru yang terkena Virus Corona.

Tayang:
Kompas.com/istimewa
Ilustrasi Pernikahan 

Camat Ampel, Dwi Sundarto, mengungkapkan pasien yang kontak erat menjalani tes swab.

"Hasil tracking yang kontak erat dengan pasien TN berjumlah 33 orang, lalu pihak DKK melakukan swab kepada 33 orang dan 20 orang positif Covid-19," kata Dwi kepada TribunSolo.com.

Dwi mengatakan saat ini pihak gugus tugas masih akan terus melakukan tracking lagi dari 20 orang yang positif Covid-19.

Dari hasil tracking selanjutnya akan di-Swab lagi.

"Dari 20 orang positif Covid-19, kami akan melakukan tracking lagi dan diketahui total 42 orang diswab," ucap Dwi.

Dwi mengaku belum mengetahui hasil swab ke 42 orang.

Dia masih menunggu hasil swab berikutnya.

 

Menurut informasi yang dihimpun TribunSolo.com, kejadian bermula berawal dari TN yang bekerja di Semarang lalu pulang ke Boyolali Senin (1/6/2020).

Lalu, Jum'at (26/6/2020) TN mendatangi acara lamaran di Desa Gondangslamet, Kecamatan Ampel 2020.

Kemudian Jum'at ia kembali ke Semarang untuk kembali bekerja.

Kasus Virus Corona Indonesia Lebih Banyak dari China, Epidemiolog: Sudah Diprediksi Sejak Lama

Sebelum TN bekerja, pimpinannya meminta untuk TN Swab dan hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19

Setelah TN terkonfirmasi positif Covid-19, maka dilakukan tarcking dan memperoleh 33 orang kontak dengan TN dan dilakukan Swab.

Dari swab 33 orang, 20 diantarannya positif Covid-19. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Nestapa Lamaran di Ampel Boyolali, Bahagia Berakhir Petaka karena Puluhan Tamu Kini Positif Corona

Sumber: Tribun Solo
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved