Jumat, 10 April 2026

75 Tahun Pemboman Atom Hiroshima dan Nagasaki, Serangan Nuklir Pertama di Dunia

Pekan ini, menandai peringatan 75 tahun pemboman atom di kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.

(AFP PHOTO/HIROSHIMA PEACE MEMORI)
Foto handout ini diambil pada 6 Agustus 1945 oleh Angkatan Darat AS dan dirilis oleh Hiroshima Peace Memorial Museum, menunjukkan asap berbentuk jamur dari ledakan bom atom yang dijatuhkan dari B-29 Enola Gay di atas Kota Hiroshima. Pada 73 tahun lalu, Agustus 1945, AS menjatuhkan bom Little Boy di Kota Hiroshima, Jepang, sebagai tahap akhir PD II yang menewaskan lebih dari 120.000 orang. Setelah Hiroshima, Kota Nagasaki menjadi sasaran berikutnya. (AFP PHOTO/HIROSHIMA PEACE MEMORI) 

TRIBUNPAPUA.COM - Pekan ini, menandai peringatan 75 tahun pemboman atom di kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.

Sebuah serangan nuklir pertama di dunia yang melenyapkan ratusan ribu orang.

Ketika jumlah korban selamat semakin berkurang, kedua kota di Jepang itu tetap teguh berupaya menjaga 'kehidupan' yang tersisa.

Serangan bom atom di kota Hiroshima jatuh pada 6 Agustus 1945, menyusul 3 hari kemudian sebuah serangan serupa di kota Nagasaki.

Saat itu, kota Hiroshima memiliki populasi penduduk sebanyak 350.000 orang dan Nagasaki sebanyak 240.000 orang.

Suasana Mencekam, Ledakan Dahsyat di Beirut Mirip Serangan Nuklir: Ada Mayat di Mana-mana

Akibat serangan bom atom, korban tewas di Hiroshima mencapai 140.000 dan 70.000 di Nagasaki.

Bom atom menargetkan 2 kota yang dikenal sebagai situs militer Jepang, menghancurkan 9 dari 10 bangunan di Hiroshima dan lebih dari sepertiga bangunan di Nagasaki.

Melansir Asian Nikkei, Jepang sendiri merupakan satu-satunya negara yang pernah mengalami serangan nuklir. Para korban selamat dikenal dengan nama hibakusha kebanyakan mengalami masalah kesehatan akibat radiasi nuklir.

Radiasi itu menyebabkan penyakit seperti leukimia dan kanker jenis lainnya.

Jumlah hibakusha yang mengalami masalah kesehatan pada Maret lalu sekitar 136.682 penyintas, turun 60 persen dari angka sebelumnya, 372.264 orang pada tahun fiskal 1980 menurut Departemen Kesehatan, Buruh dan Kesejahteraan.

Saat ini, usia rata-rata hibakusha adalah 83 tahun.

100 Orang Jadi Korban Tewas di Beirut Lebanon, Ledakan yang Mengingatkan Bom Hiroshima dan Nagasaki

Seiring bertambahnya usia mereka, organisasi yang selama ini mendukung mereka secara berangsur-angsur dibubarkan.

Prefektur Hiroshima sendiri memiliki 62.000 hibakusha sementara prefektur Nagasaki memiliki 36.000.

Keduanya jika digabungkan sebanyak 70 persen dari total yang ada.

Ada pun sebanyak 4.700 hibakusha lainnya tinggal di Tokyo dan 4.500 lainnya di prefektur Osaka.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved