Kamis, 9 April 2026

Virus Corona

Satgas Covid-19: Penanganan di Indonesia Lebih Baik dari Rata-rata Dunia

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut kondisi penanganan Covid-19 di Indonesia lebih baik dari rata-rata dunia.

(the new york times)
Alissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik. 

TRIBUNPAPUA.COM - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut kondisi penanganan Covid-19 di Indonesia lebih baik dari rata-rata dunia.

Hal ini merujuk pada kondisi kasus aktif, persentase pasien sembuh dan perkembangan penanganan Covid-19 di sejumlah daerah.

"Kondisi penanganan di Indonesia lebih baik dari rata-rata dunia. Seperti kasus aktif, di Indonesia sebanyak 40.119 kasus atau 27,2 persen, lebih rendah dari rata-rata dunia sebesar 28,7 persen," ujar Wiku sebagaimana dikutip dari siaran pers di laman covid19.go.id, Jumat (21/8/2020).

Adapun jumlah pasien sembuh dari Covid-19 telah menembus angka 100.674 kasus atau 68,3 persen. Sementara rata-rata kesembuhan dunia berada di angka 67,76 persen.

Nekat Bawa Paksa Jenazah Covid-19, 15 Orang di Batam Jalani Karantina seusai Lakukan Pemakaman

"Sedangkan kasus meninggal (rata-rata) di dunia adalah 3,50 persen. Indonesia masih 4,35 persen, (artinya) di atas dari rata-rata dunia," ungkap Wiku.

Sementara itu, di tingkat daerah juga terdapat 46 kabupaten/kota dengan persentase kasus aktif di bawah 10 persen. Kondisi ini berdasarkan data hingga 16 Agustus 2020.

Wiku menyebut persentase ini masih di bawah rata-rata nasional dan dunia.

Dia mencontohkan, daerah yang dimaksud antara lain Bangkalan (Jawa Timur) terdapat 9,09 persen kasus aktif dan Indragiri Hilir (Riau) terdapat 2,17 persen kasus aktif.

"Selain itu, per 19 Agustus 2020 ada 15 provinsi dengan angka kesembuhan di atas rata-rata kesembuhan nasional di angka (68,6 persen) dan dunia (67,7 persen)," ungkap Wiku.

Provinsi tersebut antara lain Bangka Belitung (93,06 persen), Kalimantan Barat (90,71 persen), Kalimantan Utara (99,58 persen), Bali (87,7 persen), Sulawesi Tengah (86,4 persen), Maluku Utara (85,51 persen), dan NTT (83,54 persen).

Viral Petugas Pemulasaran Jenazah Corona Pakai APD Bertuliskan Kerja Tanpa Upah, Ini Pengakuannya

Kemudian, Wiku juga menyebut ada 21 provinsi dengan persentase kematian di bawah rata-rata nasional sebesar 4,44 persen dan dunia sebesar 3,50 persen.

Di antaranya, Maluku Utara (3,38 persen), DKI Jakarta (3,33 persen), Sumatera Barat (3,1 persen), Sulawesi Tengah (3,07 persen), Jawa Barat (2,79 persen), DI Yogyakarta (2,74 persen), Aceh (2,62 persen), Gorontalo (2,58 persen), Sulawesi Barat (2,19 persen), dan Maluku (1,96 persen).

"Terdapat juga perkembangan zonasi signifikan membaik, di antaranya Jembrana (Bali), Serang (Banten), Garut, dan Pangandaran (Jawa Barat)," katanya.

Menurut Wiku, dalam penanganan Covid-19, daerah-daerah lain perlu mencontoh provinsi Bali. Dia mengatakan, Bali telah membentuk satuan tugas sebelum terbentuknya Gugus Tugas di tingkat nasional.

Wiku mengungkapkan, Bali memiliki persentase kesembuhan mencapai 87,7 persen. Provinsi itu pun termasuk dalam provinsi dengan tingkat kesembuhan di atas rata-rata nasional dan tingkat kematian 1,52 persen di bawah rata-rata nasional dan dunia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved