Selasa, 28 April 2026

Penyebab Kematian Eks Kepala BPN Denpasar di Toilet Masih Didalami, Ini yang Diselidiki Polisi

Pihak kepolisian terus mencari hasil terbaru dari peristiwa meninggalnya mantan Ketua BPN Denpasar, Tri Nugraha.

(KOMPAS.com/Firda Zaimmatul Mufarikha)
Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin (tengah) saat ditemui di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Pihak kepolisian terus mencari hasil terbaru dari peristiwa meninggalnya mantan Ketua Badan Penanggulangan Narkotika (BPN) Denpasar, Tri Nugraha yang terjadi pada Senin (31/8/2020).

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan memberi penjelasan saat ditemui Tribun Bali di Mapolresta Denpasar, Bali pada Selasa (1/9/2020).

Usai melaksanakan kegiatan pers rilis di Rumah Tahanan (Rutan) Polresta Denpasar, ia pun memberikan tanggapan terkait kasus tersebut.

"Kita masih lakukan pengembangan lebih lanjut. Terkait hal ini, kita Polresta Denpasar mem-back up Polda Bali," ujarnya.

Sementara itu, mengenai senjata api yang diduga digunakan Tri Nugraha untuk mengakhiri hidupnya di kamar mandi lantai II, Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali pada Senin (31/8/2020) malam.

Berdasarkan informasi yang Tribun Bali dapatkan di lapangan, kuat dugaan sejata api tersebut berjenis Revolver SR-38/357 pabrikan Turki.

Eks Kepala BPN Denpasar Diduga Tembak Dirinya Sendiri hingga Tewas, Kapolresta: Senpi Ilegal

Namun dalam hal ini, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menanggapi terkait senjata yang digunakan Tri Nugraha diduga ilegal.

"Senpi masih kita dalami asal usulnya, kenapa bisa dipegang yang bersangkutan. Karena hasil pengecekan senpi tersebut tidak terdaftar alias diduga ilegal," tambahnya.

Meskipun demikian, Tim Gabungan Polresta Denpasar dan Polda Bali saat ini masih mengawal kasus tersebut, bahkan terkait kelalaian petugas yang mengawal.

Sebelumnya, diketahui mantan BPN Kota Denpasar tersebut menjadi tersangka kasus gratifikasi dan tindakan pidana pencucian uang (TPPU).

Ia rencananya akan ditahan, namun ia diduga memilih mengakhiri hidup dengan cara tragis.

Selanjutnya, ia sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Bross dan dilanjutkan perawatan di RSUP Sanglah.

Sayang, nyawa mantan BPN Kota Denpasar tersebut tidak terselamatkan.

(Tribun-Bali.com/ Firizqi Irwan)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Polresta Denpasar dan Polda Bali Masih Selidiki Kematian Mantan BPN Kota Denpasar

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved