Selasa, 14 April 2026

Bongkar Makam Pasien Covid-19, Beberapa Warga Sumedang Ini Ini Juga Bakar Peti Mati

Beberapa warga di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, membongkar makam anggota keluarganya yang meninggal akibat Covid-19.

(KOMPAS.COM/AAM AMINULLAH)
Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com 

TRIBUNPAPUA.COM - Beberapa warga di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, membongkar makam anggota keluarganya yang meninggal akibat Covid-19.

Setelah dibongkar, jenazah dipulasara dan kembali dimakamkan secara umum seperti jenazah yang bukan pasien Covid-19.

Para anggota keluarga mengurus jenazah tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD).

Setelah itu, pihak keluarga jenazah juga membakar peti mati yang sebelumnya digunakan untuk memakamkan pasien Covid-19 tersebut.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyesalkan adanya kejadian ini.

"Kami prihatin dengan kondisi ini. Tentunya, adanya kejadian ini harus menjadi perhatian bersama. Satgas Covid-19 harus lebih tegas lagi ke depan," ujar Dony kepada Kompas.com di Pendopo Induk Pusat Pemerintahan Sumedang, Senin (7/12/2020).

Dony menuturkan, kejadian ini membahayakan warga, karena sangat rawan terpapar virus corona dari jenazah tersebut.

Baca juga: Tabung Oksigen Terlambat Datang, 6 Pasien Covid-19 Meninggal di Rumah Sakit

"Masyarakat harus diberikan pemahaman lagi bahwa pemakaman dengan cara protokol kesehatan sudah sah menurut hukum Islam. Bahkan, jenazah Covid-19 ini dijamin masuk surga, karena meninggalnya akibat terpapar virus yang mewabah," tutur Dony.

Dony menyebutkan, adanya kejadian ini dan lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Sumedang dalam beberapa hari terakhir ini menjadi fokus perhatian pemerintah daerah.

"Malam ini kami akan melakukan rapat evaluasi secara keseluruhan berkaitan dengan peningkatan kasus Covid-19 ini. Kami akan tekankan agar Satgas lebih tegas lagi. Bagi pengusaha pelanggar harus disanksi. Semua pelanggar protokol kesehatan harus disanksi. Desa Siaga Corona harus lebih aktif lagi," sebut Dony.

Sementara itu, Dony mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait penggunaan vaksin Covid-19 yang saat ini sudah tersedia di Jakarta.

Dony menuturkan, pemerintah daerah menanti kepastian untuk penggunaan vaksin virus corona atau Covid-19 tersebut.

"Kan itu ada tahapan-tahapannya. Katanya tahap awal ini untuk tenaga kesehatan, TNI dan Polri dulu," ujar Dony.

(Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Makam Jenazah Pasien Covid-19 Dibongkar, Peti Matinya Dibakar "

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved