Selasa, 28 April 2026

Ikut Jarah Muatan Truk yang Kecelakaan, 2 Gadis Ini Di-bully hingga Minta Maaf: Ini Saya Kembalikan

Dua remaja perempuan mengembalikan dua dus minuman yang mereka ambil dari truk yang terguling di Tawangmangu, Karanganyar.

(Istimewa/Tribun Jateng)
Truk muatan minuman isotonik mengalami kecelakaan tunggal di jalan tembus Tawangmangu Kabupaten Karanganyar, Jumat (22/1/2021). 

TRIBUNPAPUA.COM - Dua remaja perempuan mengembalikan dua dus minuman yang mereka ambil dari truk yang terguling di Tawangmangu, Karanganyar pada Jumat (22/1/2021)

Salah satu pelaku yang berinisial A (16) juga mengakui kesalahannya di pos relawan Mantap Tawangmangu.

"Saya mohon maaf sebesar besarnya atas apa yang saya lakukan. Saya berjanji tidak akan mengulanginya di kemudian hari. Dan ini saya kembalikan karena bukan hak saya," kata A dalam video yang diunggah di media sosial.

Ia juga meminta maaf kepada korban kecelakaan atas tindakan yang ia lakukan.

Sebelum minta maaf dan melakukan klasrifikasi, foto A dan rekannya saat ikut menjarah minuman kemasan sempat viral di media sosial.

Hal tersebut membuat A dan rekannya di-bully di media sosial.

Dilansir dari TribunSolo.com, Komandan Markas SAR Karanganyar Arif Sukro Yunianto mengatakan A dan rekannya dijemput oleh relawan setelah video penjarahan muatan truk viral di media sosial.

"Pelaku sudah diindentifikasi lewat video yang beredar, setelah itu dicari alamatnya dan di kroscek benar," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (22/1/2021).

"Setelah itu dibawa teman-teman relawan, klarifikasinya di situ (posko)," imbuhnya.

Arif mengatakan tak menutup kemungkinan pelaku penjarahan bertambah.

Baca juga: Video Ratusan Monyet Curi Makanan karena Kelaparan, Dampak Turis Sepi karena Pandemi Covid-19

Mengingat dalam video yang beredar ada banyak warga yang melakukan penjarahan minuman tersebut.

"Ada banyak yang menjarah, tapi yang mengakui 2 remaja," aku dia.

Sebanyak 2 kardus berisi minuman jarahan tersebut, lanjut Arif dikembalikan pada pihak berwajib.

"Sesuai yang diklarifikasi, semua barangnya belum dijual dan akan dikembakikan dengan permohonan maaf di atas materai," katanya.

Agar tak terjadi kejadian yang sama, ia mengimbau masyarakat untuk tak memanfaatkan situasi saat terjadi musibah, termasuk kecelakaan.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved