Sabtu, 25 April 2026

Pasien Covid-19 yang Hamil Kabur Digendong sang Ayah, Kejar-kejaran dengan Petugas di Jalan Raya

Seorang pasien positif Covid-19 melarikan diri dari RSUD Ibnu Sina Gresik, Jawa Timur di bantu oleh ayahnya.

(TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM)
Evakuasi pasien Covid-19 kabur di depan kantor Bupati Gresik, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, Kamis (28/1/2021). 

TRIBUNPAPUA.COM - Seorang pasien positif Covid-19 melarikan diri dari RSUD Ibnu Sina Gresik, Jawa Timur di bantu oleh ayahnya.

Beruntung, pelarian pasien yang diketahui sedang hamil itu diketahui petugas rumah sakit dan segera dikembalikan ke rumah sakit.

Informasi yang dihimpun, pasien berinisial S (21) itu dijemput orangtuanya dari lantai 3 gedung ponek ruang Bougenvile rumah sakit.

Menggunakan kerudung hitam, pasien lantas dibawa kabur ayahnya dengan cara digendong menggunakan kain jarik.

Saat berada di lantai 3, mereka ketahuan petugas keamanan karena masih ada infus yang menempel di tangan pasien.

Drama pengadangan pasien Covid-19 sempat terjadi. Mereka dan petugas keamanan rumah sakit sempat adu mulut.

Baca juga: Bocah 14 Tahun Sopiri Mobil dan Tabrak 8 Motor hingga 1 Orang Tewas, Polisi: Belum Lancar Nyetir

Tak hanya itu, cairan infus itu lepas, padahal jarum infus masih tertinggal di tangan pasien.

Di depan rumah sakit, mereka berusaha kabur menaiki angkutan umum dari depan rumah sakit.

Petugas keamanan berlari dari IGD untuk memberitahu sopir angkutan umum bahwa itu pasien Covid-19.

Pasien dan ayahnya kemudian berlari dari depan IGD sampai depan kantor Pemkab Gresik.

Satpam dan tim medis berpakaian APD sempat kewalahan mengejar pasien yang didampingi keluarganya tersebut.

Anggota Satpol PP yang berjaga di pos kantor Pemkab Gresik turut membantu petugas keamanan dan tenaga medis yang mengejar.

"Pasiennya perempuan mengeluarkan darah dari tangan," ucap Slamet anggota Satpol PP yang berjaga di Pos depan Kantor Pemda Gresik, dikutip dari Tribunmadura, Kamis (28/1/2021).

Pengejaran ini menarik perhatian para pengendara yang melintas.

Saat petugas keamanan rumah sakit memberitahu bahwa itu pasien Covid-19, tidak ada yang berani mendekat.

Baca juga: Pelaku Pembunuh dan Pemerkosa Siswi SMP di Karawang Ditangkap, Motif Kesal Cintanya Ditolak

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved