Breaking News:

Takut Disuntik Vaksin Covid-19, Warga Satu Dusun di Alor Sembunyi di Hutan

Sejumlah warga di Kabupaten Alor, NTT bersembunyi di hutan karena takut disuntik vaksin Covid-19.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
VAKSINASI NAKES - Vaksinator saat akan melakukan vaksinasi kepada tenaga kesehatan RS Husada Utama, Jumat (15/1). Sebanyak 60 tenaga kesehatan di RS Husada Utama di vaksinasi Covid-19 pada hari pertama. Terbaru, Kemenkes menegaskan bahwa suntikan vaksin tidak membuat penerimanya kebal Covid-19. 

TRIBUNPAPUA.COM - Sejumlah warga di Kabupaten Alor, NTT bersembunyi di hutan karena takut disuntik vaksin Covid-19.

Mereka adalah warga Dusun II Batu Putih, Desa Alila Timur, Kecamatan Kabola, Alor.

Keberadaan warga yang sembunyi di hutan diketahui atas laporan dari Babinkamtibmas Aipda Dominggus Bole Dede yang datang ke desa tersebut.

Menurut Kapolres Alor, AKBP Agustinus Christmas, warga sembunyi di hutan karena panik dan ketakutan setelah membaca informasi hoaks tentang vaksin Covid-19.

"Mereka sembunyi di hutan karena banyak membaca berita-berita di media sosial dan informasi lainnya sehingga mereka takut," ungkap Agustinus saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (17/2/2021) petang.

Baca juga: Pengakuan Penyebar Hoaks Vaksin Covid-19 Bisa Hancurkan Rakyat, Berawal Lihat Komentar di Medsos

Didatangi Polisi dan Diminta Kembali ke Rumah

Babinkamtibmas Aipda Dominggus yang datang ke desa tersebut kemudian menemui pengurus RT 05.

Mereka lalu menemui warga yang sembunyi di hutan dan meluruskan informasi hokas yang diperoleh masyarakat.

Menurut Agustinus, menngetahui hal tersebut, sebagian warga memilih kembali ke rumah dan sebagian lainnya tetap bertahan di hutan.

"Bhabinkamtibmas langsung gerak cepat menjelaskan kepada kepala desa dan beberapa tokoh serta masyarakat, untuk tidak terpengaruh berita-berita hoaks yang beredar," kata Agustinus.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved