Breaking News:

Cerita Ayah Korban Kecelakaan Maut di Tebing Tinggi, Telepon Anak tapi yang Angkat Polisi

Kesembilan korban tewas dalam kecelakaan maut lalu lintas di kawasan Pabatu, Tebing Tinggi pada Minggu (21/2/2021) malam.

KOMPAS.com/DEWANTORO
Sejumlah warga mengangkat keranda jenazah tabrakan bus Intra dengan mobil Avanza di kawasan Pabatu, Tebing Tinggi yang menewaskan 9 orang di mobil Avanza pada MInggu (21/2/2021) malam. Seluruh korban meninggal dunia merupakan remaja Masjid Al Iman di Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang. 

Rahmadi tak menyangka, salaman dan pelukan kedua anaknya saat akan pergi ke undangan pernikahan itu adalah yang terakhir kali.

"Ini anak kedua dan ketiga. Yang pertama lagi tugas," katanya.

Baca juga: Kecelakaan Maut Mobil Tabrak 8 Motor, Sopir Ternyata Bocah 13 Tahun hingga 1 Korban Tewas di Tempat

Menginap Semalam karena Mandi-mandi ke Damanik

Menurut Ketua Remaja Masjid Al Iman, M. A. Sayuti mengatakan, 9 korban ini berangkat dari rumah pada hari Jumat. Dia sendiri juga ikut bersama rombongan.

"Berangkat hari Jumat. Kami ikuti bersama rombongan. Sabtu kami belum pulang. Mereka inap juga sampai hari Minggu," katanya.

Namun demikian, lanjutnya, ada keinginan mereka mandi-mandi di Damanik. Sepulangnya dari sana terjadi lah peristiwa tersebut.

"Ada keinginan mereka mandi-mandi di (pemandian) Damanik. Ya, pulang itu lah kejadian. Bisa jadi karena kecapekan dan kurangnya tidur. Seluruhnya anggota remaja masjid. Sangat aktif dan andil dalam di Desa Laut Dendang," katanya.

(Kompas.com/Kontributor Medan, Dewantoro)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 9 Remaja Masjid Tewas Dalam Kecelakaan Maut di Pabatu Usai Hadiri Pesta Pernikahan

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved