Breaking News:

Harga Minyak Tanah Melambung, Disperindakop Jayapura Bakal Lakukan Evaluasi dan Sidak

Disperindakop dan UKM Kota Jayapura segera melakulan evaluasi pangkalan minyak tanah terkait kenaikan harga.

(Humas Kota Jayapura)
Kadisperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert L. N. Awi (baju batik) 

TRIBUNPAPUA.COM - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindakop dan UKM) Kota Jayapura segera melakulan evaluasi pangkalan minyak tanah terkait adanya kenaikan harga.

"Untuk distribusi minyak tanah dan harga minyak tanah di Kota Jayapura, yang harganya semakin tidak terkontrol beberapa waktu ini, maka Disperindakop dan UKM Kota Jayapura telah mengambil beberapa langkah strategis untuk mengantisipasi masalah tersebut," kata Kadisperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert L. N. Awi kepada TribunPapua.com, Kamis (25/2/2021).

Robert mengatakan, langkah yang dilakukan yakni menyampaikan surat pemberitahuan kepada seluruh agen dan pangkalan minyak tanah di Kota Jayapura terkait kenaikan harga yang tak terkontrol tersebut.

"Pada Februari ini kami melakukan evaluasi seluruh pangakalan minyak tanah di Distrik Jayapura Utara. Kemudian, Maret kami akan melakukan evaluasi seluruh pangkalan minyak tanah di Distrik Jayapura Selatan," ujarnya.

Baca juga: Pemkot Jayapura Tertibkan Ratusan Pedagang di Bekas Pasar Youtefa

Di bulan selanjutnya, kata Robert, evaluasi yang sama akan dilakukan diseluruh agen minyak tanah yang ada di Distrik Abepura, Heram dan di Distrik Muara Tami.

Robert menduga tak terkontrolnya harga minyak tanah karena beberapa pangkalan menjual minyak tanah ke pengecer sehingg ada harga tambahan untuk bisa sampai ke masyarakat.

"Hal ini disinyalir diteruskan ke para pengecer yang akhirnya kenaikan harga yang sangat memberatkan warga Kota Jayapura. Kami akan melakukan sidak setelah evaluasi dilakukan," katanya.

"Pada saat sidak di lapangan, begitu kami menemukan ada pengecer yang menjual minyak tanah dengan harga tidak wajar atau harga eceran tertinggi maka akan kami proses," ujarnya.

Baca juga: 5 Orang di Kabupaten Nabire Ditangkap Polisi, Diduga Jual Senjata ke KKB di Papua

Ia menambahkan, seharusnya stok minyak tanah di Jayapura aman jika tidak ada permainan di tingkat pangkalan.

Hal inilah yang akan ditindaklanjuti dengan melakukan evaluasi disetiap pangkalan minyak tanah yang ada di setiap distrik.

"Jumlah pangkalan minyak tanah yang ada di Kota Jayapura kurang lebih sekitar 1.500 pangkalan. Sehingga dengan jumlah itu, memang agak aneh kalau harga minyak tanah melambung sangat tinggi," katanya.

Sebelumnya, harga jual minyak tanah di Kota Jayapura mencapai Rp 10 ribu per liter padahal harga normal hanya sekitar Rp 4.500 per liter.

Harga tersebut membuat banyak warga mengeluh karena terlalu mahal.

(Kontributor TribunPapua.com/Musa Abubar)

Penulis: Musa Abubar
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved