Breaking News:

Pria di Merauke Ditangkap karena Bawa 3 Senpi M16 dan Amunisi, Polda Papua: Dia Sudah Lama Dipantau

Polres Merauke mengamankan seorang pria berinisial AG yang kedapatan membawa tiga pucuk senjata api jenis M16 dan puluhan amunisi.

(KOMPAS.com/DHIAS SUWANDi)
Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal. 

TRIBUNPAPUA.COM - Polres Merauke mengamankan seorang pria berinisial AG yang kedapatan membawa tiga pucuk senjata api jenis M16 dan puluhan amunisi.

Kapolres Merauke AKBP Untung Sanga mengatakan kepada Tribunpapua.com, Rabu (3/3/2021), AG ditangkap di Jalan Gak Kabupaten Merauke pada Minggu (28/2/2021) malam.

Penangkapan tersebut bermula ketika polisi menerima laporan lalu menghentikan sebuah mobil ranger berwarna putih di Jalan Gak yang dikendarai oleh AG dan kemudian dilakukan penggeledahan.

Dari hasil penggeledahan, polisi mendapati 3 tiga pucuk senjata api jenis M16, amunisi, serta peralatan las yang diletakkan di belakang jok mobil.

Baca juga: 5 Orang di Kabupaten Nabire Ditangkap Polisi, Diduga Jual Senjata ke KKB di Papua

Pelaku beserta barang bukti kemudian diamankan ke Mapolres Merauke guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang diamankan satu unit mobil ranger warna putih, tiga pucuk senjata Jenis M16, lima laras senjata api, dua peredam, satu teleskop, 38 amunisi kaliber 5,56 dan sejumlah peralatan las.

"Kasus tersebut dalam penanganan Mapolres Merauke," kata Untung.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Ahmad Musthofa Kamal mengatakan pelaku sudah lama dipantau oleh aparat keamanan.

"Pelaku merupakan target operasi yang telah lama dipantau oleh anggota Polres Merauke," katanya.

Baca juga: Fakta Kasus Oknum Polisi dan TNI Jual Senjata ke KKB, Tersangka Pakai Trik saat Latihan Menembak

Menurut Kamal, hingga kini tim masih melakukan pengembangan lebih lanjut guna mencari pemasok senjata dan amunisi tersebut yang diduga melibatkan orang tertentu.

Ia menambahkan, atas perbuatannya pelaku dapat dijerat dengan pasal Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Jo Pasal 55 KUH Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya dua puluh tahun.

(Kontributor TribunPapua.com/Musa Abubar)

Penulis: Musa Abubar
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved