Breaking News:

2 Mahasiswa Jadi Tersangka dalam Insiden Kerusuhan di Manokwari, Praktisi Hukum Kawal sampai Tuntas

Tokoh masyarakat di Manokwari meminta pihak polisi tegas dalam kasus saling serang antara dua kelompok warga di Komplek Mulyono, Manokwari.

(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Metuzalak Awom, Praktisi Hukum di Manokwari. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM - Praktisi hukum dan tokoh masyarakat di Manokwari meminta pihak polisi tegas dalam kasus saling serang antara dua kelompok warga di Komplek Mulyono, Manokwari, Minggu (18/4/2021) pagi.

Diketahui ada dua mahasiswa yang berkuliah di Kabupaten Manokwari sebagai tersangka di balik kematian FR yang merupakan korban tewas.

Metuzalak Awom selaku Praktisi Hukum meminta aparat tidak boleh memberikan celah dalam setiap proses penyelidikannya.

"Melihat kejadian yang terjadi pada Minggu pagi, sebenarnya itu sangat tidak manusiawi," ujar Metuzalak Awom kepada Tribun-Papua.com, Senin (19/4/2021).

Dua kelompok warga di Manokwari saling serang, kondisi ruas jalan Angkasa Muliyono Manokwari dipalang, Minggu (18/4/2021).
Dua kelompok warga di Manokwari saling serang, kondisi ruas jalan Angkasa Muliyono Manokwari dipalang, Minggu (18/4/2021). (Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)

Baca juga: Insiden Dua Kelompok Warga Saling Serang di Manokwari, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Ia mengingatkan bagi pihak yang berwajib untuk tidak mencari jalan lain selain pengadilan.

"Tidak boleh memberikan pengampunan kepada pelaku, polisi juga tidak boleh mencari langkah-langkah seperti pendekatan kekeluargaan dan lain sebagainya," tuturnya.

Sebab, menurut dia, sudah sering terjadi di Manokwari ketika terjadi pembunuhan, maka ada yang menempuh dengan pendekatan kekeluargaan.

"Kalau sudah ada pendekatan kekeluargaan, maka berat hukumnya akan sedikit ringan," ucap Awom.

"Yang seperti ini tidak memberikan pendidikan hukum pada masyarakat,"

Halaman
12
Penulis: Safwan Ashari Raharu
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved