Breaking News:

Seorang Guru Ditemukan Tewas dan Membusuk di Rumah di Jayapura, Korban Punya Riwayat Sakit Jantung

Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di Kompleks BTN Pemda Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, pada Senin (19/4/2021)

(Humas Polres Jayapura)
Proses evakuasi sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki di Kompleks BTN Pemda Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura pada Senin (19/4/2021) malam 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di Kompleks BTN Pemda Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, pada Senin (19/4/2021) malam.

Mayat laki-laki tersebut diketahui bernama Jhonly Y. Yaung (55) yang juga guru honorer di sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sentani.

Jhonly ditemukan sudah tak bernyawa oleh salah seorang saksi Jordan Yaku (21), yang saat itu datang untuk mengecek korban atas permintaan kerabat Jhonly.

Jordan mencium bau busuk dari rumahnya dan melihat Jhonly dalam keadaan tergeletak.

Baca juga: Hendak Bakar Sampah, Warga Temukan Mayat Laki-laki di Pantai Cibery Jayapura

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon membenarkan kasus penemuan mayat tersebut.

"Iya, tadi malam berdasarkan laporan yang anggota terima terkait penemuan mayat di BTN Pemda, sehingga langsung dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara guna dilakukan otopsi," katanya ketika dikonfirmasi dari Jayapura Selasa (20/4/2021).

Lantaran, kata dia, dikarenakan korban tidak mengangkat telpon berulang kali dari saudaranya tersebut, awalnya saksi Jordan Yaku melihat kondisi pagar rumah dalam keadaan terkunci sehingga saksi langsung melompati pagar, masuk ke dalam lingkungan rumah dan melihat korban dalam posisi tertidur kemudian mencium bau tidak sedap.

"Belum diketahui penyebab kematian korban masih menunggu hasil otopsi dari pihak RS Bhayangkara," ujarnya.

Baca juga: Penemuan Mayat di Jayapura, Warga Kaget Lihat Kaki Manusia di Dalam Sumur saat Hendak Cuci Tangan

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga diketahui bahwa Jhonly mempunyai riwayat penyakit jantung dan dalam keadaan sakit.

"Korban sering tinggal sendiri di dalam rumah, korban tinggal bersama istrinya namun karena kesibukan sebagai guru juga di sekolah SD Inpres yang ada di Distrik Depapre, maka korban sering bepergian untuk mengajar," pungkas Victor. (*)

Berita lainnya terkait penemuan mayat

Penulis: Musa Abubar
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved