KKB Papua

Kutuk Aksi Kejam KKB, Tokoh Pemuda Papua Dukung TNI-Polri Tindak Tegas: Beri Jaminan Keamanan

Ketua Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua, Ali Kabiay mengutuk aksi teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua.

(Dok Humas Polda Papua)
Dua rumah di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, yang tengah terbakar. Kejadian tersebut dilakukan KKB yang telah berada di lokasi tersebut sejak 8 April 2021, Papua, Selasa (13/4/2021) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Ketua Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua, Ali Kabiay mengutuk aksi teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua.

Diketahui, KKB melakukan serangkaian aksi teror di Distrik Beoga dan Ilaga, Kabupaten Puncak.

Mulai dari penembakan yang menewaskan dua guru, satu tukang ojek, dan satu siswa SMA, hingga pembakaran sekolah serta helikopter.

Tak hanya itu, KKB juga melecehkan anak gadis di desa-desa.

Ali Kabiay menilai tindakan KKB telah melanggar hak asasi manusia (HAM) dan sangat menghambat upaya pemerintah dalam membangun Kabupaten Puncak.

Baca juga: Reaksi TNI-Polri soal KKB yang Disebut Targetkan Bunuh 19 Orang di Ilaga Papua

Tokoh Pemuda Papua, Ali Kabiay 
Tokoh Pemuda Papua, Ali Kabiay  ((Tribun-Papua, Musa Abubar))

"Kami mengutuk aksi keji yang dilakukan oleh KKB terhadap warga sipil di Kabupaten Puncak," kata Ali Kabiay.

Lebih lanjut, Ali mendukung penuh TNI-Polri untuk melakukan penindakan dan penegakan hukum kepada KKB di Kabupaten Puncak.

Ia menambahkan, situasi di Distrik Beoga sudah aman dari gangguan KKB dan aktivitas masyarakat sudah kembali normal.

"Ini merupakan suatu keberhasilan dari sinergitas TNI-Polri dalam memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat," tambah dia.

Sebelumnya, pada Kamis (8/4/2021) sekitar pukul.09.30 WIT, KKB melakukan aksi penembakan di sebuah kios di Kampung Julugoma.

Akibatnya, Oktovianus Rayo, guru SD Impres Beoga tewas karena ditembak.

Baca juga: Wakil Ketua DPR RI: Saya Menduga Ada Orang Kuat yang Mem-backup Pembelian Senjata untuk KKB

Tak hanya itu, pada sore harinya KKB membakar tiga ruang kelas SMAN 1 Beoga.

Pada Jumat (9/4/2021) sore, kelompok tersebut melakukan penembakan kepada Yonatan Randen, guru SMPN 1 Beoga dibagian dada.

Korban yang sempat dibawa masyarakat ke Puskesmas Beoga akhirnya meninggal dunia.

Kemudian pada Minggu (11/4/2021) malam KKB membakar helikopter milik PT Ersa Eastern Aviation di Bandara Udara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak.

Penembakan kembali dilakukan KKB terhadap tukang ojek bernama Udin suku Bugis pada Rabu (14/4/2021) menembak.

Selanjutnya, pada Kamis (15/4/2021), KKB kembali berulah dengan menembak seorang siswa SMA, Ali Mom (16 tahun) di bagian kepala sebanyak dua kemudian dibacok di Kampung Tanggala, Distrik Ilaga.

Baca juga: Bupati Willem Wandik Tantang KKB: Kami Siapkan Lapangan Perang, Biar Masyarakat Mundur

Berita KKB Papua lainnya

(Tribun-Papua, Musa Abubar)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved