Kamis, 23 April 2026

Viral Bocah Dijambak dan Dipukul Nenek setelah Mengemis, Korban Sering Dipukul jika Setoran Kurang

Viral di media sosial, sebuah video yang menampilkan aksi kekerasan seorang perempuan terhadap anak perempuan di Palembang

Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi korban penganiaayaan 

TRIBUN-PAPUA.COM - Viral di media sosial, sebuah video yang menampilkan aksi kekerasan seorang perempuan terhadap anak perempuan di kawasan jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di simpang Charitas Palembang.

Terekam pelaku memukuli anak perempuan malang tersebut dan menjambak-jambak rambutnya berkali-kali. Perekam kejadian sampai tak tega dan meneriaki pelaku.

Video berdurasi satu menit itu diunggah ke akun instagram @palembang_bedesau.

Tak lama setelah video itu beredar, perempuan itupun akhirnya ditangkap oleh Unit Perelindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Palembang, Rabu (28/4/2021) malam.

Baca juga: Viral Penampakan Awan di Disebut Mirip Bentuk Kapal Selam, BMKG Wilayah III Denpasar Beri Penjelasan

Pelaku Mengaku Menyesal Ajak Cucu Mengemis

Dari hasil pemeriksaan, perempuan tersebut diketahui bernama Suryani (46) sementara korban berinisial TK (8).

Mirisnya, Suryani adalah nenek kandung dari korban. Ia mengaku nekat menyuruh cucunya itu untuk mengemis sejak satu pekan terakhir.

"Karena sekarang lagi Sekolah di rumah jadi saya mengajaknya untuk mengemis," kata Suryani saat diperiksa penyidik.

Suryani mengaku menyesal melakukan perbuatan tersebut. Sementara, uang hasil mengemis yang dikumpulkan oleh TK digunakan untuk kehidupan mereka sehar-hari.

"Saya menyesal, baru seminggu ini saya ajak begitu. Saya minta maaf," ujarnya.

Baca juga: Viral Video Warga Heboh Klaim Tangkap Babi Ngepet, Curiga saat Lihat Ukuran Perlahan Mengecil

Korban Trauma, Mengaku Sering Dijambak dan Dipukul

Sementara itu, TK mengaku jika ia setiap hari harus mengemis dijalanan untuk memenuhi kebutuhan neneknya itu.

Namun, jika uang setoran kurang ia pun dipukul oleh pelaku meskipun sedang berada di tengah keramaian.

"Diminta Rp 30.000 sehari, iya sudah sering dijambak dipukul nenek," ujarnya yang masih terlihat trauma.

Polisi: Motifnya Ekonomi

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved