Senin, 13 April 2026

KKB Papua

Cegat Warga Mayuberi yang Hendak ke Kota Ilaga, KKB Ancam dan Larang Para Pemuda Pergi dari Kampung

Polisi telah melakukan pemeriksaan kepada para saksi yang melihat KKB membakar sejumlah gedung di Kampung Mayuberi, Distrik Ilaga Utara.

(TRIBUNNEWS/PUSPEN TNI)
Ilustrasi KKB di Papua 

TRIBUN-PAPUA.COM - Polisi telah melakukan pemeriksaan kepada para saksi yang melihat Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membakar sejumlah gedung di Kampung Mayuberi, Distrik Ilaga Utara, pada Minggu (2/5/2021).

Menurut keterangan tertulis yang dari Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Pol Iqbal Al Qudussy yang diterima Tribun-Papua.com, Rabu (5/5/2021), saksi mengatakan sempat melakukan pertemuan di Gereja Mayuberi bersama masyarakat.

Masyarakat setempat sepakat untuk pergi meninggalkan Kampung Mayuberi karena tidak aman.

Saat Kepala Distrik Ilaga Utara bersama masyarakat berjalan kaki sampai di Kampung Amunggu (dekat Jembatan Amungi), sekitar 15 KKB lari menghampiri mereka.

Dari 15 orang itu, 7 orang membawa senjata api laras panjang dan mengatakan untuk masyarakat tidak boleh pergi ke Kota Ilaga.

Baca juga: KKB Bakar Puskesmas, Kapolda Papua: Bangunan Itu Pernah Jadi Pos Komando dan Taktis Aparat Keamanan

Tetapi masyarakat semua menolak permintaan tersebut dan ingin ke kota Ilaga, lalu KKB membiarakan mereka untuk pergi.

Tetapi KKB melarang para pemuda untuk pergi dan memaksa mereka tetap tinggal.

KKB mengancam bila pemuda pergi, maka mereka akan dalam keadaan bahaya.

Pada saat melakukan aksi teror, ciri-ciri para KKB menggunakan baju singlet loreng, terlihat masih muda, memakai kalung manik-manik dominasi warna merah serta mengecat muka berwarna hitam.

Para KKB biasanya berjaga jaga di Kampung Amungi dekat jembatan Amunggi, dan juga di Pintu Angin Kampung Wuloni membuat Pos Pantau di Kampung Wuloni untuk memantau pergerakan anggota TNI-Polri.

Selain melakukan pembakaran di Kampung Mayuberi, KKB juga memutuskan jalan di Kampung Kalebut.

Baca juga: KKB Papua Ditetapkan sebagai Organisasi Teroris, Jubir TPNPB-OPM Angkat Bicara

"Sehingga ibu-ibu dan masayarakat yang akan pergi ke Illaga, tetapi sampai di Kampung Kalebut (dekat jembatan yang diputus) mereka melihat KKB berjaga-jaga dan membawa senjata api, kemudian ibu-ibu tersebut lari kembali ke rumah," ucap Iqbal.

Namun, Iqbal menegaskan kini kondisi keamanan telah terkendali.

Pasalnya KKB yang melakukan pembakaran telah terindentifikasi dan dikejar oleh aparat keamanan.

"Benar, KKB pelaku pembakaran-pembakaran tersebut adalah KKB kelompok Talenggen, hasil olah TKP dan kesaksian warga," pungkas Iqbal.

Berita lain tentang KKB Papua

(Tribun-Papua.com/ Musa Abubar)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved