Breaking News:

Penumpang Bus Ketahuan Bawa Kepala dan Tangan Manusia di Tasnya, Mengaku untuk "Ritual"

Seorang penumpang bus di Nigeria kepergok membawa kepala dan tangan manusia di dalam tasnya.

capitalfm.co.ke
Ilustrasi garis polisi 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang penumpang bus di Nigeria kepergok membawa kepala dan tangan manusia di dalam tasnya.

Juru bicara kepolisian di Kwara, Ajayi Okasanmi, menyatakan pelaku teridentifikasi dengan nama Kehinde John Moses.

Saat diinterogasi, dia mengaku bersama dengan temannya melakukan pembunuhan untuk "kepentingan ritual".

Baca juga: Densus 88 Belum Diterjunkan untuk Tindak KKB di Papua, Ini Alasannya

Korban yang dipenggal diidentifikasi bernama Mohammed, dengan polisi tidak merilis detil seperti umurnya.

Dilansir Newsweek, semua berawal ketika tim dari Operation Harmony menghentikan bus pada Senin pagi waktu setempat (3/5/2021).

Mereka kemudian melakukan penggeledahan, sebelum menemukan kepala dan tangan Mohammed di tas Moses.

Ketika Moses dibawa ke mobil patroli, teman yang bersamanya dalam bus kabur. Tak diketahui apakah dia berhasil tertangkap.

Kepada penegak hukum, Moses memberi tahu lokasi pembuangan potongan jenazah Mohammed lainnya, yang dievakuasi untuk kepentingan otopsi.

Baca juga: Kapolda Papua Ajak Masyarakat Lawan KKB: Harus Berani Lawan Orang yang Mengganggu

Berdasarkan data Global Peace Index, Nigeria berada di urutan 17 negara paling damai sepanjang 2020.

Statista menerangkan, ketidakstabilan politik, alienasi warga, dan terorisme, dan kekerasan jadi alasan negara itu kurang aman.

Berita pembunuhan lainnya

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penumpang Bus Tertangkap dengan Tas Berisi Kepala dan Tangan Manusia"

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved