Breaking News:

Belajar dari Rumah

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 5 SD Tema 5: Ini Cara Tingkatkan Semangat Gotong Royong

Berikut kunci jawaban buku tematik kelas 5: tema 5 halaman 95, 96 , dan 97 berjudul tentang Semangat Gotong Royong.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Siswa belajar dari rumah didampingi orangtua, Selasa (31/3/2020). Pemprov DKI Jakarta memperpanjang masa belajar di rumah selama wabah Covid-19 hingga 19 April 2020 mendatang. Mulanya masa kegiatan belajar di rumah bagi siswa-siswi diberlakukan selama dua pekan, terhitung sejak 16 Maret sampai 29 Maret 2020. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kunci jawaban buku tematik kelas 5: tema 5 halaman 95, 96 dan 97 berjudul tentang Semangat Gotong Royong.

Pada pembelajaran tema 5 dalam buku tematik kelas 5 ini mengusung judul mengenai semangat gotong royong.

Para siswa SD kelas 5 diajak untuk belajar mengenai bagaimana gotong royong dapat merajut semangat kekeluargaan.

Berikut pembahasan mengenai materi buku tematik Tema 5 kelas 5 SD/MI yang mengusung topik mengenai gotong royong.

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 2 Kelas 2 SD: Bagaimana Akibat jika Lupa Waktu dalam Bermain

Ayo Membaca

Untuk menjawab pertanyaan dibawah ini, sebelumnya siswa diminta untuk membaca materi di buku tematik pada halaman 94.

Merajut Semangat Kekeluargaan dan Gotong Royong

“Gotong royong adalah pembantingan tulang bersama, pemerasan keringat bersama, perjuangan bantu-membantu sesama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua.” Demikianlah penggalan pidato Presiden Soekarno yang disampaikan dalam Sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945 untuk menjadikan gotong royong sebagai landasan semangat membangun bangsa.

Gotong royong merupakan sebuah kegiatan bersama yang bertujuan mencapai kemajuan bersama. Gotong royong telah menjadi kepribadian bangsa dan budaya semenjak dahulu. Budaya ini telah ada sebelum Indonesia merdeka dan telah berakar di dalam kehidupan masyarakat. Gotong royong menumbuhkan rasa kebersamaan, kekeluargaan, dan tolong-menolong. Dengan demikian, rasa persatuan dan kesatuan nasional terus terbina.

Lalu, bagaimana dengan semangat kekeluargaan? Keluarga dapat dilihat sebagai mereka yang memiliki hubungan darah dengan kita. Namun, sikap kekeluargaan yang ada di Indonesia, tidak semata-mata didasarkan pada hubungan darah. Sikap saling menyayangi, saling mengasihi, melindungi, merasa saling memiliki, turut merasakan penderitaan saudara sebangsa dan setanah air, merupakan contoh dari sekian banyak sikap kekeluargaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia sejak dulu kala.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved