Breaking News:

PON XX Papua

Dukung Penyelenggaraan PON XX Papua, Kementerian PUPR Digelontorkan Rp 330,4 M untuk Bangun 15 Rusun

Anggaran sebesar Rp 330,4 miliar digelontorkan untuk membangun 15 rumah susun (rusun) di Provinsi Papua. 

Editor: Claudia Noventa
Dok. BALAI P2P PAPUA I / BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DITJEN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPR
Pembangunan rusun untuk PON XX Papua Tahun 2021. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Anggaran sebesar Rp 330,4 miliar digelontorkan untuk membangun 15 rumah susun (rusun) di Provinsi Papua. 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan rusun itu dibangun untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 di Papua.

Hal tersebut juga telah disampaikan secara langsung oleh Direktur Rumah Susun Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Kementerian PUPR Maryoko Hadi saat siaran pers, Selasa (1/6/2021).

"Total anggaran pembangunan rusun sebanyak 15 tower itu UNTUK mendukung ajang PON XX di Papua kurang lebih sebesar Rp 330,4 miliar," jelas Maryoko.

Pembangunan rusun untuk PON XX Papua Tahun 2021.
Pembangunan rusun untuk PON XX Papua Tahun 2021. (Dok. BALAI P2P PAPUA I / BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DITJEN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPR)

Baca juga: Jayapura Jadi Tuan Rumah PON XX Papua, Ketua DPRD Soroti Persoalan Sampah yang Tak Kunjung Diatasi

Baca juga: Soal Ancaman Penolakan Tuan Rumah PON XX Papua, KONI Pusat: Permasalahannya Sudah Selesai

Tempat Perawatan Isolasi di Bantul Bertambah

Maryoko melanjutkan, pembangunan rusun ini tidak hanya membantu pelaksanaan PON XX tahun 2021 Papua, tetapi juga penerima manfaat untuk mendapatkan tempat tinggal layak huni di wilayah itu.

Menurut dia, pembangunan rusun tersebut dapat berjalan baik berkat adanya koordinasi antara Kementerian PUPR, pemerintah daerah setempat, serta Panitia Besar (PB) PON Papua sebagai pihak penyelenggara.

Maryoko menjelaskan, 15 rusun tersebar di tiga kabupaten/kota dengan masing-masing 5 tower yakni Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke, serta Kota Jayapura.

Rusun tersebut juga akan diperuntukkan bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, pelajar/mahasiswa, santriwan/santriwati, serta jemaat gereja setelah pelaksanaan PON XX Papua tahun 2021 usai digelar.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Papua I Faisal Soedarno mengungkapkan, dia telah menerjunkan petugas dari Satuan Kerja (Satker) Penyediaan Perumahan Provinsi Papua untuk mendukung pembangunan rusun itu.

Dalam pelaksanaannya, pihak panitia tentunya membutuhkan sarana akomodasi yang memadai sehingga Kementerian PUPR memberikan bantuan penggunaan sementara rusun yang telah dibangun.
Selain bangunan rusun, Kementerian PUPR juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 21,6 miliar untuk dukungan peningkatan bangunan dan kualitas bangunan.
Contohnya, pemasangan pendingin ruanga, area parkir, serta pagar keliling demi kenyamanan dan keamanan para atlet.

Untuk diketahui, PON XX Papua Tahun 2021 merupakan ajang olahraga nasional utama yang diselenggarakan di Papua pada September hingga November 2021.

Stadion Utama Papua Bangkit juga menjadi lokasi utama penyelenggaraan kegiatan ini, baik upacara pembukaan maupun penutupan.

“Kami berharap pembangunan rusun dapat memberikan kelancaran proses pelaksanaan PON XX Tahun 2021 dan mampu mengurangi angka backlog perumahan di Provinsi Papua,” tuntas Faisal.(*)

Berita terkait PON XX Papua lainnya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved