Breaking News:

KESEHATAN

Ini Istilah 'Bruntusan' di Wajah Menurut Medis

Bruntusan menurut istilah kedokteran adalah whitehead dan blackhead. Istilah bruntusan dikenal di Indonesia sejak adanya beauty blogger

Penulis: Nadila Larajina | Editor: Musa Abubar
Srisakorn
Ilustrasi jerawat 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Nadila Larajina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Bruntusan menurut istilah kedokteran adalah whitehead dan blackhead. Istilah bruntusan dikenalsejak adanya beauty blogger.

"Di kedokteran, sebenarnya bruntusan itu tidak ada," kata dokter Khandika Putra Kusuma kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Sabtu (19/6/2021).

Khandika Putra Kusuma saban hari praktek di Apotik Veteran, beralamat di Jl Baru Pasar Lama Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura.

Khandika menyebutkan, istilah bruntusan muncul di Indonesia sejak adanya beauty blogger.

Dokter yang akrab disapa Dika ini menjelaskan, bruntusan menurut istilah kedokteran adalah whitehead dan blackhead.

"Yang dimaksud dengan bruntusan ya komedo, ada komedo putih dan komedo hitam," ujarnya.

Menurut dia, jika komedo berwarna putih artinya penyumbatan komedo diatas kulit/permukaan kulit wajah tidak terjadi proses oksidasi/penuaan.

"Kalau tidak terjadi proses oksidasi, maka bintik-bintiknya senada dengan warna kulit berarti whitehead," katanya.

Sebaliknya, kata dia, kalau ada proses oksidasi, seperti terkena bakteri dan polusi, maka warnanya akan berubah.

Lanjut dia, yang tadinya berwarna putih/sama warna dengan kulit, akan berubah menjadi kecoklatan dan kehitaman.

"Kehitaman itu yang di sebut dengan blackhead," tambah dia.

Bruntusan adalah kondisi yang menggambarkan keadaan kulit yang permukaannya terasa kasar dan tidak rata. Jika diraba, bruntusan terasa seperti bintik-bintik kecil yang menonjol pada kulit. Masalah kulit ini sebetulnya bukanlah sebuah istilah medis.

Bruntusan bisa muncul pada bagian tubuh mana pun selama bagian tubuh tersebut masih tertutupi kulit. Kondisi ini bisa muncul hanya pada 1 atau 2 titik saja. Namun, kondisi ini juga bisa muncul bergerombol atau berkelompok pada beberapa area tubuh tertentu.

Beberapa daerah yang rentan mengalami bruntusan di wajah di antaranya bagian T-zone (dahi, hidung, dan dagu). Selain itu, bruntusan juga bisa muncul pada area punggung, leher, lengan, bahu, hingga dada. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved