Jumat, 24 April 2026

14 Orang Terpapar Covid-19 dari Klaster Game Online, Ketua DPRD Sukabumi: Pemda Harus Pantau

Muncul adanya klaster game online di sebuah desa di Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Tribun Jabar/ M Rizal Jalaludin
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengomentari adanya klaster game online di sebuah desa di Kecamatan Jampang Kulon. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Muncul adanya klaster game online di sebuah desa di Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Diketahui, ada 14 orang terpapar Covid-19 akibat klaster game online itu.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara mengatakan, pemerintah daerah (Pemda) harus melakukan pemantauan.

Baca juga: Belasan Makam di Solo Rusak oleh Anak-anak, Gibran Ambil Sikap Tegas: Sekolahnya Kita Tutup Saja

Apalagi, belajar daring selalu menjadi alasan para remaja atau pelajar untuk bermain game online.

"Memang ada plus ada minus pada saat kita berbicara pendidikan secara daring, minusnya ya tadi anak kita kan tidak bisa terpantau, jadi main game dan lain-lain. Cuman sekarang ada lagi kerumunan pertandingan game online, supaya ini tidak dilakukan sebuah kerumunan-kerumunan game online ini saya rasa tugas pemerintah daerah memantau itu tupoksinya ada di sana," kata Yudha, Senin (21/6/2021) kemarin.

"Untuk bisa bagaimana menerapkan kedisiplinan dan memberikan pemahaman bagi masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal seperti itu. Saya rasa mereka datang bawa game online, oh ini kan daring padahal mereka kan kumpul-kumpul juga, ini kan gak paham, hal ini akan saya sampaikan ke gugus tugas Covid untuk dijadikan sebuah temuan baru perihal mengenai Covid," terangnya.

Baca juga: Fakta Viral Ratusan Warga Madura Demo Penyekatan Jembatan Suramadu, Ini Respons Wali Kota Surabaya

Diberitakan sebelumnya, Ketua Satgas Kecamatan Jampang Kulon, dr. Raden Givan mengatakan, klaster game online ini pertama kali diketahui pada Rabu (16/6/2021) lalu.

"Kan saya selaku ketua Satgas Kecamatan, di Puskesmas mentracing dari temuan, awalnya ada satu anak muda, ada berobat ke salah satu dokter dan memang ke Puskesmas juga gara-gara bergejala. Setelah kita periksa, kecurigaan ke arah Covid, di swab terus ternyata positif," katanya via telepon, Sabtu (19/6/2021).

(*)

Berita daerah lainnya

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul 14 Orang Terpapar dari Klaster Game Online di Sukabumi, Ketua DPRD Minta Pemda Lakukan Pemantauan

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved