Breaking News:

KESEHATAN

Bijak Mengkonsumsi Bayam dan Temukan Manfaat Bagi Kesehatan

Kandungan gizi yang dimiliki oleh sayur hijau ini cukup lengkap, untuk 100 gram bayam sendiri mengandung, Kalori 36 kcal, Protein 3,5 gram.

Penulis: Patricia Laura Bonyadone | Editor: Roy Ratumakin
Tribunnews.com
KESEHATAN - Sayur bayam sangat berkhasiat untuk menjaga kesehatan jantung, mencegah kangker, mencega osteoporosis, baik untuk mata, kesehatan pembulu darah, dan baik untuk ibu hamil. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Mungkin sudah tidak asing lagi bagi anda para ibu rumah tangga, yang kesehariannya mengolah sayur bayam untuk dikonsumsi.

Namun tahukah anda bayam sangat berkhasiat untuk menjaga kesehatan jantung, mencegah kangker, mencega osteoporosis, baik untuk mata, kesehatan pembulu darah, dan baik untuk ibu hamil.

Kandungan gizi yang dimiliki oleh sayur hijau ini cukup lengkap, untuk 100 gram bayam sendiri mengandung, Kalori 36 kcal, Protein 3,5 gram,Karbohidrat 6,5 gram, Kalsium 265 mg, Fosfor 67 mg, Besi 3,9 mg, Vitamin A 6.090 S.I, Vitamin B 0,08 mg, Vitamin C 80 mg, dan Air 86,9 gram.

Baca juga: Dari Wortel hingga Lidah Buaya, Ini 12 Jus Sayur yang Bisa Bantu Diet

Tak salah bila sayur ini dikonsumsi setiap harinya, mengingat jumlah zat gizi yang dimiliki cukup efektif menganggun jaringan sel kesehatan bagi tubuh.

Bayam bisa diolah menjadi berbagai macam menu, mulai dari sayur bening, tumis bayam, bubur, jus sayur hingga keripik yang menyehatkan.

Selain itu melalui sayur bayam kita bisa menjaga kesehatan kulit dan rambut.

Jenis Sayur ini kaya akan vitamin C dan cocok bila digunakan untuk masker rambut dan kulit, dan mempercepat penyembuhan luka di kulit.

Akan tetapi dibalik manfaatnya, ternyata bayam tak boleh didiamkan lebih dari 5 jam.

Olahan bayam yang telah dimasak sebaiknya langsung dimakan, hal itu dikarenakan, bayam bisa mengandung nitrat (NO3) yang jika teroksidasi dengan udara akan menjadi nitrit (NO2) dan bersifat tidak berwarna, tidak berbau, dan beracun.

Sehingga disarankan untuk diolah usai membeli, karena semakin lama di dalam kulkassenyawa nitrit yang bersifat racun kadarnya akan terus meningkat.

Efeknya sendiri akan berdampak pada kondisi sel darah merah yakni, homoglobin. Untuk itu penting untuk memperhatikan setiap sayuran yang akan kita olah dan makan. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved