Breaking News:

Ilegal Logging Masih Ada, Balitbangda Papua Barat: Masih Banyak Pekerjaan Rumah

Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, menangkap tiga kontainer kayu jenis Merbau, yang tak disertai izin di Pelabuhan Kota Sorong.

Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun
Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Prof Charlie Heatubun. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepala Balitbangda Papua Barat, Prof Charlie Heatubun, mengaku proses panjang Provinsi Berkelanjutan (Konservasi) masih banyak pekerjaan rumah didalamnya.

"Kami berupaya mewujudkan provinsi konservasi, namun tempat lain masih ada pengusaha nakal yang masuk," kata Heatubun, kepada TribunPapuaBarat.com, Kamis (24/6/2021).

Ia menjelaskan, para pengusaha ini pasti melihat kesempatan untuk menjalankan aksinya.

Baca juga: Wagub Papua Barat Dukung Penegakan Hukum Terhadap Mafia Kayu di Kota Sorong

"Saya pikir, proses panjang ini masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan," ujarnya.

Heatubun menyadari, sebagus apapun sistem dikerjakan, pasti saja akan ada cela disusupi orang tertentu.

"Kami tetap berupaya, mencari alternatif lain agar mereka tidak mengambil jalan pintas (menjual tanah dan lainnya)," tutur Kabalitbang Papua Barat.

Sebelumnya, Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, menangkap tiga kontainer kayu jenis Merbau, yang tak disertai izin di Pelabuhan Kota Sorong.

"Kayu yang ditahan ini tidak memiliki surat sah pengelolaan hasil hutan," kata Firaon Ullo selaku Kepala Bidang Perlindungan dan Penyuluhan Kehutanan pada Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, Jumat (18/6/2021).

"Kami belum tau jumlah pasti, namun ditangkap saat ini sebanyak tiga kontainer kayu jenis Merbau," tuturnya.

Baca juga: Ekspor Papua Mei 2021 Naik 7,25 Persen, Terbanyak Mineral dan Kayu ke Taiwan

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved